-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia

Selasa, 10 Mei 2016

Nasib Bidan PTT Menjadi PNS Ada di Tangan Jokowi

Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pengangkatan Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebab, kata Rieke, kesejahteraan Bidan PTT belum sepadan dengan pengabdian mereka selama ini.

"Saya yakin Pak Jokowi tidak akan lupa dengan janji kampanyenya untuk mengangkat Bidan PTT sebagai PNS. Saya sangat yakin, haqul yakin Pak Jokowi bakal segera mengeluarkan Perpres terkait hal ini," kata Rieke, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf dalam kegiatan Konsolidasi Bidan PTT se- Jawa Timur, di kantor Dinas Kesehatan Jatim, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (10/5/2016).

Politisi PDIP itu mengatakan dirinya dan Wagub Jatim tidak bisa menjanjikan Bidan PTT diangkat menjadi PNS. Sebab, kata dia, kebijakan tersebut ada di tangan pemerintah pusat.

Menurut Rieke, dirinya sudah pernah menyampaikan persoalan ini kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi. Namun, belum ada langkah lebih lanjut dari Menpan RB.

"Saat ini kami hanya bisa berharap ada kebijakan langsung dari presiden. Saya yakin presiden bakal segera mengeluarkan Perpres seperti yang dijanjikannya saat kampanye," jelasnya.

Selain Jatim, kata Rieke, ribuan Bidan PTT dari berbagai daerah di Indonesia juga mengeluhkan hal yang sama. Total, ada 42.000 Bidan PTT se-Indonesia yang belum diangkat PNS.

Sementara itu, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jatim, Netty Herlina, mengapresiasi langkah yang akan dilakukan Rieke untuk mendesak Presiden Jokowi untuk segera mengeluarkan Perpres untuk mengangkat Bidan PTT sebagai PNS. Menurut dia, pihaknya terus akan memperjuangkan nasib Bidan PTT di Jatim untuk jadi PNS.

"Kita sudah lama mengabdi, bahkan kami standby 24 jam. Oleh karena itu kami berharap Pak Presiden memperhatikan nasib dan kesejahteraan kami," pungkasnya.*metrotvnews
Comments
0 Comments

0 comments:

Posting Komentar

Arsip Blog