-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label asn daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asn daerah. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Maret 2014

Kada Ngawur Mutasi Pejabat Bakal Disanksi

Ini warning bagi kepala daerah (kada) yang memutasi pejabat tanpa dasar pertimbangan yang jelas. Dengan adanya UU Aparatur Sipil Negara (ASN), kada tidak bisa lagi semaunya memindahkan atau menempatkan pejabat yang tidak sesuai keahliannya.

"Kebijakan bupati/walikota yang menempatkan pejabat tidak sesuai keahlian akan batal secara hukum," tegas Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto di Jakarta, Senin (31/3).

Pembatalan ini, lanjutnya, diatur dalam UU ASN. Kada mau tidak mau harus menaati aturan tersebut karena ada Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) yang mengawasi proses rekrutmen maupun penempatan pejabatnya.

"Semua keputusan kada yang bertentangan dengan UU ASN otomatis batal secara hukum. Kalau kada tetap ngeyel, ada KASN yang akan mengambil tindakan kepada kadanya," beber Tasdik.

Saat ini, pemerintah tengah membuka rekrutmen anggota KASN. Sejalan dengan itu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang KASN terus dibahas pemerintah. Ditargetkan Juli sudah ditetapkan sebagai PP sehingga KASN bisa segera melaksanakan tugasnya.

Jumat, 07 Februari 2014

Mengapa Putra Daerah Banyak Tak Lolos Tes CPNS?

Proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 mendapat sorotan pemerintah. Sejumlah keluhan dari peserta CPNS didengar langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kesempatan kunjungan kerja ke daerah.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah minimnya jumlah putra daerah yang diterima dalam proses penerimaan CPNS kali ini.

Menanggapi temuan tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Azwar Abu Bakar di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (7/2/2014) mengakui adanya keluhana di beberapa daerah.

"Tes ini sangat fair, tapi ada juga sedikit kendala keluhan di beberapa daerah yaitu putera daerah sedikit yang masuk," katanya.

Azwar menjelaskan, keputusan penerimaan CPNS sepenuhnya diserahkan kepada daerah. Pemerintah pusat sama seklai tidak menetapkan kelulusan dan hanya bertugas mengeluarkan hasil.

Data Kementerian PAN-RB menemukan ada sebanyak 70 ribu posisi yang tak terisi karena kurangnya peminat. Kekosongan juga disebabkan peserta yang mendaftar tak mampu memenuhi kualifikasi.

"Kalau tidak terisi dengan passing grade kosong, prinsipnya fairness jangan sampai affirmative menggantikan fairness," katanya.

Seperti diketahui, Kementerian PAN_Rb menjadwalkan akan mengumumkan hasil tes (CPNS) dari jalur tenaga honorer kategori II (K2) secara bertahap pada Sabtu, 8 Februari 2014.

Pemerintah saat ini masih memproses sebagian hasil tes CPNS dari jalur tenaga honorer kategori II. Dalam penentuan kelulusan ini, pemerintah memang mempertimbangkan bidang tugas, kualitas dan jabatan. Saat ini, Pemerintah memang memprioritaskan tenaga pendidik dan perawat untuk diterima sebagai CPNS. 

Referensi :
http://bisnis.liputan6.com/read/820839/mengapa-putra-daerah-banyak-tak-lolos-tes-cpns?wp.trkn

Arsip Blog