-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label india. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label india. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 September 2015

2,3 Juta Warga India Melamar untuk 368 Lowongan PNS

Pemerintah negara bagian India yang memiliki penduduk terbanyak, Uttar Pradesh, mengaku kewalahan menerima lamaran 2,3 juta orang untuk lowongan bagi 368 pegawai negeri sipil tingkat rendah.

Syarat untuk melamarnya antara lain adalah tamat Sekolah Dasar dan bisa naik sepeda.

Namun puluhan ribu tamatan universitas dan ratusan yang memiliki gelar doktor ikut juga melamar guna mendapatkan pekerjaan dengan gaji 16.000 rupee atau sekitar Rp 3,5 juta per bulan.

Dengan jumlah yang melamar sampai jutaan maka perkiraannya adalah 6.250 calon bertarung untuk memperebutkan satu lowongan.

Seorang pejabat mengatakan diperlukan waktu empat tahun untuk mewawancarai semua pelamar, termasuk 255 orang yang bergelar PhD dan 152.000 tamatan universitas.

"Para calon hanya bisa diwawancara dan perkiraan saya semua proses itu sedikitnya memerlukan waktu empat tahun untuk menyelesaikannya bahkan jika ada 10 panel yang mewawancarai 200 calon sehari dengan 25 hari dalam satu bulan," jelas Prabhat Mittal kepada wartawan BBC Hindi, Atul Chandra.

Tingkat pengangguran tercatat tinggi di Uttar Pradesh dengan perkiraan puluhan juta orang menganggur dari total penduduk 215 juta jiwa di negara bagian itu.

Penerimaan pegawai negeri di India biasanya menarik perhatian besar dari para warga.*kompas

Sabtu, 10 Januari 2015

PNS India Dipecat Setelah 'absen 24 tahun'

Pemerintah India memecat seorang pegawai negeri sipil, AK Verma, yang mengambil cuti pada tahun 1990 dan tidak pernah kembali untuk bekerja.

Kepastian itu disampaikan oleh Menteri Pembangunan Perkotaan M. Venkaiah Naidu yang membawahi Departemen Pekerjaan Umum Pusat, tempat AK Verma seharusnya bekerja.

AK Verma bekerja sebagai insinyur listrik dan mengambil cuti pada tahun 1990 setelah bekerja selama 10 tahun.

Atasan AK Verma memerintahkannya kembali bekerja setelah pengajuan perpanjangan cuti ditolak. Tidak jelas apakah ia tetap menerima gaji selama cuti panjang.

Cegah keputihan dan kanker serviks [lihat video gejala2 kanker serviks 
click here] bersama dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.Og  click here

Tetapi baru tahun 2007 pihak berwenang menjatuhkan dakwaan untuk pemutusan hubungan kerja.

Menurut M. Venkaiah Naidu, Verma sudah diselidiki sejak tahun 1992, tetapi menolak bekerja sama.

Para wartawan mengatakan membolos kerja merupakan masalah besar di instansi-instansi pemerintah.

Sekolah juga mengalami masalah yang sama sebab banyak guru membolos. Tahun lalu, sekolah negeri di Madhya Pradesh memecat seorang guru yang telah absen selama 23 tahun dalam karier 24 tahunnya.

Perdana Menteri Narendra Modi berjanji memberantas praktik-praktik seperti ini ketika ia menjabat tahun lalu.

*bbc

Arsip Blog