-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label luar negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luar negeri. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 September 2016

Cegah Korupsi, PNS Korea Selatan Dilarang Berikan Hadiah

Korea Selatan mulai Rabu (28/09) memberlakukan peraturan ketat untuk memberantas korupsi di tingkat bawah yang dianggap sudah merajalela.

Berdasarkan peraturan baru, jutaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kini dilarang melakukan pemberian hadiah dan makanan yang selama ini biasa mereka lakukan.

Peraturan baru juga melarang orang tua memberikan hadiah kepada guru dengan harapan anak mereka akan mendapatkan nilai bagus di sekolah.

NS kini dilarang menerima hadiah dalam bentuk apapun senilai 50.000 won atau sekitar Rp600.000 atau makanan senilai Rp350.000.

Mereka yang melanggar peraturan ini dapat diancam dengan denda besar dan bahkan hukuman penjara tiga tahun.

Menurut otorita Korea Selatan, peraturan ketat untuk memberantas korupsi di tingkat bawah ini diperlukan karena praktik tersebut sering tak tersentuh oleh undang-undang pemberantasan korupsi yang ada karena kesulitan pembuktian.

"Peraturan baru ini agak berbeda dengan peraturan lama. Ini mencakup berbagai kegiatan keliru yang lebih luas dan memberikan hukuman lebih berat kepada para pelanggar," kata Ketua Parlemen Nasional Chung Sye-Kyun.

Sejumlah LSM Korea Selatan menyambut penerapan peraturan baru tersebut dengan mengatakan orang akan berpikir dua kali sebelum menerima tawaran makan malam gratis atau hadiah dengan imbalan tertentu.*bbc

Selasa, 27 September 2016

Anggaran Defisit, Gaji PNS di Arab Saudi Dipangkas

Arab Saudi mengumumkan pemangkasan gaji dan tunjangan pegawai pemerintah, yang dinilai sebagai langkah dramatis di tengah upaya untuk mengatasi defisit anggaran.

Berdasarkan dekrit kerajaan, pemerintah akan memotong gaji menteri hingga 20%, membatasi tunjangan lembur, liburan, dan tunjangan-tunjangan lain bagi pegawai negeri sipil.

Sementara itu tunjangan perumahan, perabotan dan mobil untuk 160 anggota Dewan Syuro -semacam dewan konsultatif- dipotong 15%

Ada 30 wanita di Dewan Syuro yang para anggotanya diangkat oleh Raja Salman yang memiliki tugas antara lain memberikan masukan ke kabinet.

Ini untuk pertama kalinya gaji pegawai negeri sipil dipangkas. Sekitar 75% angkatan kerja di Saudi bekerja di kantor-kantor pemerintah.

Defisit anggaran tahun lalu di negara tersebut mencapai US$100 miliar, yang merupakan defisit terbesar dalam sejarah, yang memaksa pemerintah memangkas belanja dan mencari pos-pos baru untuk mendongkrak penerimaan.

Selain memotong gaji dan tunjangan, pemerintah juga tidak akan lagi menyediakan kendaraan untuk para pejabat senior.

Banyak pengguna media sosial di Saudi yang mengatakan kecewa dengan langkah pemerintah memotong gaji PNS. Beberapa di antaranya mengatakan bahwa mereka merindukan masa-masa sejahtera di bawah kepemimpinan Raja Abdullah.

Ekonomi Saudi masih sangat tergantung pada penerimaan dari sektor minyak.*bbc

Rabu, 03 Agustus 2016

Qatar Gaji 23.800 Pegawai Negeri Sipil di Gaza

Qatar akan membayar gaji pegawai negeri spil di Jalur Gaza. Hal tersebut diungkapkan Kepala Komite Nasional untuk Rekonstruksi Gaza, Duta Besar Mohammed Al-Emadi.

Sebanyak 23.800 karyawan akan menerima gaji mereka dan dana telah disetorkan ke rekening Komite Nasional.

Al-Emadi mengatakan, Pangeran Qatar Tamim Bin Hamad Bin Khalifa Al-Thani menginstruksikan pembayaran harus dilakukan dalam rangka meringankan penderitaan warga Jalur Gaza. Hibah tersebut bernilai 31 juta dolar AS.

Dana tersebut akan didistribusikan selama beberapa pekan mendatang. "Hari ini kami akan mengirimkan daftar nama karyawan kepada pihak yang berwenang," ujarnya dilansir Middle East Online, Selasa (2/8).

Al-Emadi juga mengumumkan beberapa proyek baru senilai 40 juta dolar AS, yang meliputi proyek Salah Al-Din senilai 20 juta dolar AS, 10 juta dolar AS untuk memulai fase kedua Hamad Town dan 10 juta dolar AS untuk proyek-proyek lain.

Komite Nasional sedang dalam pembicaraan dengan pendudukan Israel megenai krisis yang terus mengganggu jalur Gaza. Termasuk, diskusi seputar listrik dan pasokan bahan bakar.*republika

Rabu, 20 Juli 2016

Kudeta Militer Akibatkan 45.000 PNS Turki Dipecat

Media Turki belakangan mengeluarkan laporan yang cukup mengejutkan terkait dampak dari kudeta militer pada Sabtu 16 Juli 2016. Upaya penggulingan Presiden Recep Tayyip Erdogan yang dinilai gagal tersebut mengakibatkan lebih dari 45.000 pegawai negeri sipil (PNS) dipecat dan dipaksa melepaskan jabatannya. 

Mereka yang dipecat tidak hanya dari kalangan militer, tetapi juga menyasar hingga tingkat pendidikan. Pemerintah menilai mereka bukan hanya tidak setia kepada Erdogan, tetapi juga pengkhianat yang lebih memilih menjadi pengikut Fethullah Gulen. 

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim bahkan menyebut orang-orang tersebut berpotensi mendirikan organisasi teroris di sana. “Kita harus mencabut mereka hingga akar-akarnya,” seru dia di hadapan parlemen, seperti dilansir BBC, Rabu (20/7/2016). 

Sementara itu mereka juga melayangkan permohonan ekstradisi Gulen ke Pemerintah Amerika Serikat untuk memprosesnya secara hukum di Turki. Pasca-kudeta, pemerintah telah memecat sedikitnya 15.200 guru dan tenaga pengajar, kemudian 1.577 dosen di perguruan tinggi dipaksa mengundurkan diri. 

Demikian juga 8.777 PNS yang bekerja di bawah kementerian dalam negeri, 1.500 staf kementerian keuangan, dan 257 orang lainnya yang mengais rezeki di kantor perdana menteri. 

Jumlah ini belum termasuk lebih dari 6.000 personel militer dan hampir 9.000 polisi yang juga dicopot dari posisinya sebagai penegak hukum serta penjaga keamanan. Sekira 3.000 hakim juga ditangguhkan dari jabatannya terkait kudeta. 

Taktik pembersihan oleh Erdogan faktanya mengundang polemik di dunia internasional. Sebagaimana pemecatan tersebut dilihat terjadi secara sewenang-wenang tanpa mempertimbangkan hak asasi manusia. Ditambah dengan mencuatnya perdebatan untuk menghukum mati para pelaku kudeta yang jelas bertentangan dengan DUHAM. 

Pejabat senior di Jerman pada Selasa 19 Juli 2016 menyatakan ada perpecahan mendalam di Turki saat ini. Dikhawatirkan dampaknya berimbas ke komunitas Turki yang cukup banyak jumlahnya di Jerman. “Bahaya dari meningkatnya kekerasan antara pendukung dan oposisi Erdogan juga mengemuka di Jerman,” kata Menteri Dalam Negeri Joachim Herrmann. 

Komentar miring juga datang dari Presiden Parlemen Uni Eropa, Martin Schulz. Dia menuduh upaya pembersihan pejabat di Turki sebagai aksi balas dendam terhadap pengkritik dan musuh-musuh Erdogan.*okezone

Jumat, 13 Mei 2016

PNS Australia Pamerkan Kemampuan Berbahasa Indonesia

Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Australia yang terdiri dari diplomat, perwira militer dan jaksa memamerkan kemampuan mereka berbicara dalam bahasa Indonesia secara fasih kepada Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema di Canberra, Kamis (12/5).

Dengan berbaju batik, para PNS Australia yang tengah belajar Bahasa Indonesia di Canberra Institute of Technology (CIT) tersebut berkunjung ke KBRI Canberra untuk mempraktikkan pelajaran bahasa Indonesia yang telah mereka tekuni selama ini.

Didampingi guru mereka, Betsy Phillips dan Urip Sutiyono yang sudah bertahun-tahun berprofesi sebagai guru bahasa Indonesia untuk orang-orang Australia, para PNS Australia ini menceritakan berbagai hal, mulai dari belajar bahasa, mengunjungi berbagai daerah di Indonesia hingga masakan favorit Nusantara yang telah mereka cicipi.

Nicole Pyke yang bekerja di Kementerian Pertahanan misalnya, mengaku sejak awal sangat menikmati belajar Bahasa Indonesia. Tak heran jika bahasa Indonesianya sangat fasih. Menurut Nicky, panggilan akrabnya, dirinya kini juga sedang belajar Bahasa Jawa.

Sedangkan Belinda Adams, diplomat muda yang akan bertugas di Konsulat Jenderal Australia di Denpasar, Bali menyatakan bahwa Bahasa Indonesia sangat dibutuhkan untuk mendukung tugasnya di Indonesia.

Erin Green, seorang perwira wanita Angkatan Udara dan juga Marion Barraclough dari kantor Kejaksaan Agung Australia, memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik akan memberikan manfaat positif dalam karir dan pekerjaan mereka. Erin secara khusus mengutarakan keinginannya untuk dapat bertugas di Indonesia.

Di akhir acara, mewakili rekan-rekannya, Marion yang mengaku sudah empat kali berkunjung ke Indonesia menyampaikan pidato dalam bahasa Indonesia dengan sangat baik dan mengagumkan.   

Umumnya para PNS Australia yang tengah belajar bahasa tersebut pernah beberapa kali ke Indonesia. Sebagian besar mereka mulai mempelajari bahasa Indonesia ketika masih duduk di bangku sekolah dan kuliah.*republika

Jumat, 18 Maret 2016

Polisi dan PNS Kazakhstan Dilarang Gunakan "Smartphone" Saat Kerja

Negara eks Soviet, Kazakhstan, hendak menegakkan larang penggunaan ponsel pintar (smartphone)  di tempat kerja untuk polisi dan pegawai kantor pemerintah.

Kebijakan itu diambil untuk mencegah kebocoran informasi. Soal adanya rencana pemerintah untuk menerapkan larangan itu, diperoleh media dari sebuah dokumen yang juga dibocorkan dari kantor pemerintah di Astana, ibu kota Kazakhstan.

Sebuah dokumen pemerintah yang bocor ke media itu diperoleh pada Kamis (17/3/2016). 

Menurut dokumen itu, ponsel pintar akan dilarang penggunaannya  di tempat kerja mulai 24 Maret ini. Pemerintah Kazakhstan belum mengomentari keaslian dokumen yang bocor itu.

Larangan diberlakukan untuk polisi dan pegawai negeri sipil (PNS) akibat "meningkatnya frekuensi kasus informasi rahasia yang bocor lewat aplikasi WhatsApp".

Seorang PNS Kazakhstan, Jumat, mengatakan bahwa PNS telah mendengar bahwa mereka akan digeledah di pintu masuk kerja. Namun,  tindakan itu belum dilaksanakan.

Menteri Dalam Negeri Kalmukhanbet Kasymov mengatakan, polisi secara informal sudah dilarang menggunakan smartphone pada saat bekerja.

Kasymov membantah untuk mengaitkan larangan itu pada skandal beredarnya foto mayat seorang mahasiswa korban pembunuhan. Foto diambil oleh seroang polisi lalu bocor dan kemudian berbagai hingga ke jaringan sosial bulan lalu.

Banyak pejabat juga sebenarnya menolak peraturan baru itu. Murat Abenov, mantan wakil menteri pendidikan, mengatakan, PNS sekarang bisa saja menyelipkan smartphone mereka di kaus kakinya.

"Ponsel pintar bisa membantu para pejabat melakukan hal-hal penting seperti memeriksa cuaca sebelum mereka bepergian atau melihat bagaimana sebuah kata dari bahasa Rusia diterjemahkan ke dalam bahasa Kazakhstan," kata Abenov.*kompas

Minggu, 14 Februari 2016

Absen Enam Tahun, PNS Spanyol Didenda Rp404 Juta

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Cadiz, Spanyol tidak pernah masuk kantor selama enam tahun. Akibatnya, dia harus membayar denda sebesar USD30 ribu atau setara Rp404 juta.

Selama ini, aksi Joaquin Garcia tidak ketahuan sehingga dia dianggap berhak untuk menerima penghargaan atas pengabdiannya. Saat itulah, pria yang bekerja sebagai supervisor pengolahan limbah itu ketahuan bolos selama enam tahun.

Pria 69 tahun itu menolak tuduhan membolos dan menyatakan diri sebagai korban perundungan atau bullying. Sayangnya, seperti dilaporkan BBC, Jumat (12/2/2016), pengadilan memilih untuk memenangkan otoritas setempat dan mewajibkan Joaquin membayar denda.

Selama bekerja Joaquin dibayar sebesar USD42 ribu per tahun sebelum pajak. Denda tersebut hampir setara dengan gajinya selama setahun penuh. Joaquin sendiri kini telah memasuki masa pensiun. Penghargaan tersebut rencananya akan diberikan atas pengabdiannya selama 20 tahun.

Joaquin mengaku dirinya menjadi korban bullying karena pilihan politik keluarganya. Dia takut untuk melaporkan tindakan itu karena masih memiliki keluarga yang perlu dinafkahi. Usianya yang sudah cukup lanjut tidak memungkinkan untuk mencari pekerjaan lain.

Kerabat dekatnya mengungkapkan, Joaquin masih rajin pergi ke kantor meski tidak bekerja penuh. Dia lebih banyak menghabiskan waktu kerjanya untuk membaca buku-buku filosofi sehingga tidak pernah terlihat berada di meja kerja.*okezone

Kamis, 14 Januari 2016

Pensiunan PNS, Pria Tertua di Dunia Capai Usia 131 Tahun

Seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengkalim dirinya sebagai pria tertua di dunia karena usianya mencapai 131 tahun. Pria asal Brasil ini kini hidup dengan istrinya yang berusia 69 tahun lebih muda.

Laman berita The Sun, Kamis (14/1/2016) melaporkan, Joao Coelho de Souza tidak berbohong, dia menunjukkan akta kelahiran pada seorang pekerja sosial. Di situ tertulis, dia lahir pada 10 maret 1884 di Meruoca, di negara bagian Ceara.

"Saya kaget, karena saya sedang mencocokkan data pensiunan dan ternyata Joao masih hidup," kata petugas sosial, Kennedy Afonso pada wartawan.

Ayah tiga anak tersebut, kata dia, tinggal bersama istrinya dan 16 cucunya. Salah satu puterinya berusia 30 tahun, itu artinya Joao berusia 101 tahun. 

Tak menunggu lama, Afonso pun memposting foto dirinya dan Joao ke jejaring sosial Facebook dan meminta pemerintah setempat untuk mendaftarkan Joao ke Guinness World Records.

"Jika tanggal pada akte kelahirannya benar, Joao dapat memecahkan rekor untuk pria yang hidup paling lama di dunia," ungkapnya. Setelah sebelumnya Guinness World Records mencatat orang tertua di dunia yaitu Yasutaro Koide, Jepang berusia 112 tahun. Dan Jeanne Calment dari Prancis yang tutup usia dalam 122 tahun pada 1997.

Putrinya Cirlene Souza mengatakan kepada surat kabar Brasil, ayahnya telah pikun dan tidak ingat anak-anaknya. "Banyak orang berpikir, ayah berbohong namun kini mereka mengagumi fakta kalau seseorang dapat hidup begitu lama."

Kepikunannya, kata Souza, mungkin karena Joao menderita stroke enam tahun lalu. Meski begitu, dia memiliki nafsu makan yang baik. Hidangan favoritnya itu seperti nasi, ikan dan daging dan kacang lokal bernama feijao.

"Saya mendorong pemerintah pemerintah daerah di Sena Madureira untuk menentukan apakah ini benar sehingga mereka bisa memiliki tempat di Guinness Book of Records untuk pria tertua di bumi dan dari wilayah kami," pungkas Afonso.*liputan6

Senin, 28 Desember 2015

Longsoran Sampah Maut, PNS China Bunuh Diri

Longsoran sampah maut di Shenzhen, China menyebabkan 33 bangunan runtuh dan terkubur tanah pada Minggu 20 Desember 2015. Kepolisian pun menangkap 12 orang yang diduga menjadi dalang longsoran tersebut. Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Shenzhen pun memilih untuk mengakhiri hidupnya demi menghindari hukuman.

Seperti diberitakan BBC, Selasa (29/12/2015), PNS mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jendela apartemen pribadinya. Pria tersebut diketahui menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Perkotaan. Dia diduga sebagai orang yang memberi izin pembuangan limbah di lokasi tersebut.

Ini merupakan kejadian ketiga di mana petinggi-petinggi di China bunuh diri setelah terjadinya bencana di kawasan-kawasan industri sepanjang 2015.

Pada Minggu 27 Desember lalu seorang pemilik tambang bunuh diri karena 17 pekerjanya terperangkap di reruntuhan tambang di Shandong. Awal 2015, seorang PNS di Tianjin juga memilih untuk mengakhiri hidupnya setelah ledakan kimia yang menewaskan 173 orang.

Mereka diduga lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya daripada harus menghadapi hukuman penjara dalam waktu yang lama atau dimiskinkan oleh pengadilan. China memang dikenal sering bertindak tegas kepada para pemangku kepentingan yang dinilai melakukan kelalaian atau penyalahgunaan wewenang.*okezone

Kamis, 26 November 2015

Pegawai Negeri Tanzania Dikurung di Sel Karena Terlambat

Sebanyak 20 pegawai negeri sipil di Tanzania dikurung selama enam jam lantaran mereka datang terlambat untuk sebuah rapat.

Seorang komisioner yang membawahi distrik Kondoni di ibu kota Tanzania, Dar es Salaam, memerintahkan polisi untuk menangkap dan mengurung mereka di dalam sebuah sel.

Sang komisioner, Paul Makonda, kehilangan kesabaran terhadap para pegawai negeri tersebut.

Mereka datang ke rapat tiga jam terlambat tanpa penjelasan dan langkah komisioner ini mengurung mereka, mendapat sambutan luas di media sosial di Tanzania.

Karena para peserta rapat dikurung, rapat itu akhirnya diundur hingga Kamis (26/11) pagi hari waktu setempat.

Kali ini mereka hadir dua jam lebih dulu dari waktu yang ditentukan. Seorang wartawan BBC mengatakan selama ini warga Tanzania banyak mengeluhkan kebiasaan kerja para pegawai negeri sipil.

Selain datang terlambat, pegawai negeri sipil di Tanzania juga dikenal kerap beristirahat untuk waktu yang sangat lama.

Tanzania sedang terus berupaya melakukan reformasi birokrasi mereka, tapi hingga kini kinerja pegawai negeri masih menjadi persoalan besar.*bbc

Jumat, 18 September 2015

2,3 Juta Warga India Melamar untuk 368 Lowongan PNS

Pemerintah negara bagian India yang memiliki penduduk terbanyak, Uttar Pradesh, mengaku kewalahan menerima lamaran 2,3 juta orang untuk lowongan bagi 368 pegawai negeri sipil tingkat rendah.

Syarat untuk melamarnya antara lain adalah tamat Sekolah Dasar dan bisa naik sepeda.

Namun puluhan ribu tamatan universitas dan ratusan yang memiliki gelar doktor ikut juga melamar guna mendapatkan pekerjaan dengan gaji 16.000 rupee atau sekitar Rp 3,5 juta per bulan.

Dengan jumlah yang melamar sampai jutaan maka perkiraannya adalah 6.250 calon bertarung untuk memperebutkan satu lowongan.

Seorang pejabat mengatakan diperlukan waktu empat tahun untuk mewawancarai semua pelamar, termasuk 255 orang yang bergelar PhD dan 152.000 tamatan universitas.

"Para calon hanya bisa diwawancara dan perkiraan saya semua proses itu sedikitnya memerlukan waktu empat tahun untuk menyelesaikannya bahkan jika ada 10 panel yang mewawancarai 200 calon sehari dengan 25 hari dalam satu bulan," jelas Prabhat Mittal kepada wartawan BBC Hindi, Atul Chandra.

Tingkat pengangguran tercatat tinggi di Uttar Pradesh dengan perkiraan puluhan juta orang menganggur dari total penduduk 215 juta jiwa di negara bagian itu.

Penerimaan pegawai negeri di India biasanya menarik perhatian besar dari para warga.*kompas

Kamis, 03 September 2015

Wow..., Ternyata di Prancis Ada 50 Ribu PNS Ilegal

Ternyata praktik kecurangan penerimaan pegawai negeri sipil tak hanya terjadi di Indonesia. Hal tersebut juga terjadi di Prancis. Sekitar 50 ribu PNS Prancis diduga menjadi karyawan tanpa berkas resmi tersebar di seluruh kementerian dan instansi di negeri heksagon tersebut.

Lebih parahnya, 40,5 ribu orang di antaranya bekerja di Kementerian Hukum. Hal tersebut hasil investigasi gabungan dari inspektorat perekonomian, hukum, dan sosial. Bahkan hasil audit tersebut telah disebarkan oleh kantor berita Prancis, L’Agence France-Presse.

Seperti yang dilansir Le Figaro, modus kecurangan menggunakan cara klasik dengan menyuap. “Oknum kepolisian dan hukum menyalahgunakan wewenangnya,” ujar pengacara para PNS ilegal tersebut, David Dokhan.

Dokhan mengatakan para oknum tersebut meminta pungutan yang dirangkum tak kurang dari US$ 556 juta atau senilai Rp 7,7 triliun sejak tahun 2014 lalu. Banyak penerjemah, tenaga ahli, dan ahli bahasa yang tergoda untuk menggunakan jasa cepat menjadi PNS tersebut.

Menteri hukum Prancis, Christiane Taubira-Delannon berkomitmen akan segera membereskan masalah ini dengan memperketat seleksi penerimaan pegawai negeri. Ke seluruh pegawai yang diduga ilegal akan dipecat dan segera diadakan seleksi cepat untuk mengisi pos yang kosong pada awal tahun 2016.*tempo

Minggu, 09 Agustus 2015

PNS di Provinsi Erdine Turki Boleh Telat Masuk Kerja, Asal..

Bekerja di mana pun tentu harus disiplin. Salah satunya dengan datang tepat waktu alias tak terlambat. Tapi tak demikian dengan aturan yang diterapkan untuk para pegawai pemerintah di Provinsi Erdine, Turki.

Di sana, para pegawai yang datang telat justru diberi insentif bekerja. Asalkan, mereka telat karena mengikuti progam kesehatan bernama Our Cure is Sport.

Jam kerja pemerintahan Erdine biasanya dimulai pukul 08.30 pagi. Tapi bagi mereka yang berpartisipasi dalam program ini, mereka diperbolehkan telat selama 1 jam.

Para pegawai itu diwajibkan olahraga sesuai dengan kebutuhan, didampingi oleh pelatih pribadi dan ahli gizi. Sejauh ini, menurut the Haber 7 seperti dikutip oleh BBC, telah ada 70 orang pegawai negeri sipil (PNS) mengikuti program yang diluncurkan pertengahan awal bulan Agustus ini.

'Our Cure is Sport' adalah ide dari Gubernur Erdine, Dursin Ali Sahin. Ia merasa bahwa olahraga pagi sangat bermanfaat bagi tubuh.

"Saya jalan kaki di pagi hari sebelum bekerja. Rasanya menyenangkan," kata Sahin. "Saya pikir para penderita kolesterol tinggi dan obesitas perlu waktu untuk berolah raga, sebagai solusi kesehatan mereka sebelum mereka bekerja."

"Kalau mereka mulai kerja pukul 08.30, tidak masalah mereka masuk 09.30 selama mereka berolahraga," kata Gubernur Sahin kepada media seperti dikutip dari dailysabah.

Gubernur Sahin berharap Our Cure is Sport dapat membuat pekerja di lingkungan pemerintah menjadi lebih sehat. Selain itu bisa mengurangi jumlah penderita obesitas. Namun ia tidak menjelaskan secara detail, bagaimana para peserta program tersebut dimonitor, apakah mereka benar olahraga atau sekedar menambah jam tidur.

Gubernur berusia 64 tahun ini sangat ambisius dengan program kesehatan. Januari 2015 lalu, ia melarang orang naik lift dari lantai satu ke lantai tiga. Larangannya tidak berlaku untuk rumah sakit dan rumah jompo.

Gubernur Sahin juga melarang pemakaian garam dan gula secara berlebih di restoran dan kafe di provinsi yang ia pimpin.

Turki adalah salah satu negara di Eropa yang berjuang melawan obesitas. Tercatat ada 61,9% orang dewasa dalam kondisi overweight, sementara 27,8% lainnya obesitas. Negara ini menduduki peringkat ke-3 terkait masalah obesitas di Eropa.

Menurut data WHO seperti dikutip dari Time, negara pemerintahan Erdogan ini berada di peringkat ke-7 negara dengan penduduk kelebihan berat badan di Eropa.

Peringkat pertama di Eropa sebagai negara berpenduduk kelebihan berat badan dan obesitas adalah Republik Ceko.

Menurut Turkish Statistics Institute (TUIK), obesitas meningkat drastis hingga 44% dari tahun 2002 ke 2014.

Lembaga tersebut meneliti kenaikan berat badan yang signifikan di tiap individu dikarenakan sedikitnya kesempatan berolahraga. Selain tidak adanya waktu untuk bergerak secara fisik, kesibukan membuat mereka mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan beku.

Ditambah lagi, ada idiom dari negara itu yang mengatakan "pria tanpa perut buncit, seperti rumah tanpa balkon."*liputan6

Sabtu, 25 Juli 2015

Hemat Anggaran, Putin Pecat 110.000 PNS Rusia

Mau tahu cara pemerintah Rusia mengecangkan ikat pinggangnya alias berhemat? Presiden Vladimir Putin memecat 110.000 pegawai negeri sipil (PNS) dalam satu kebijakan.

Dilansir dari CNN, Jumat (24/7/2015), Presiden Rusia tersebut telah menandatangani surat keputusan pada pekan lalu, terkait pembatasan jumlah PNS menjadi hanya 1 juta saja. Itu berarti ada pemecatan atau pengurangan 10% dari jumlah PNS yang ada. 

Staf PNS di bagian administrasi yang bakal menanggung pukulan terberat dari pemangkasan ini. 

Pemerintah Rusia memang memangkas anggaran sebanyak 10% di tahun ini, setelah perekonomiannya mengalami krisis di tahun ini.

Krisis ekonomi dialami Rusia karena turunnya harga minyak, dan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa terkait krisis politik di Ukraina.

Pada kuartal I-2015, pertumbuhan ekonomi Rusia -2,2%. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Rusia tahun ini -3,8% dan 1% di 2016.

Putin juga memangkas gajinya sendiri sebanyak 10% sejak Maret 2015, karena seluruh kementerian, kecuali kementerian pertahanan, memangkas anggarannya.

Data pemerintah Rusia memperlihatkan, angka pengangguran di Juni naik menjadi 5,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 4,8%.*detik

Minggu, 05 Juli 2015

Dongkrak Kepercayaan Investor, PNS Kolombia Dites Kebohongan

Pemerintah Kolombia berencana menggelar tes kebohongan (polygraphy test) terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) senior, yang mengalokasikan kontrak di perusahaan swasta. Tes ini bertujuan mencoba menekan angka korupsi dan penggelapan dana publik.

Polygraphy akan digunakan untuk menguji para eksekutif PNS senior. Sebanyak 72 departemen di pemerintahan telah mendaftar untuk uji transparansi. PNS akan diuji sebelum dan setelah kontrak penyediaan barang dan jasa kepada pemerintah.

Wakil Presiden German Vargas Lleras mempromosikan uji kebohongan sebagai sarana meningkatkan kepercayaan investor. Hal ini bertujuan agar pemerintah mengalokasikan kontrak untuk memperbarui jaringan jalan nasional, yang diperkirakan menelan biaya lebih dari 20 miliar dolar.

Mengutip dari Gulf News Americas, Minggu (5/7/2015), salah satu yang paling mengejutkan dalam skandal korupsi di Kolombia beberapa dekade terakhir ini, keluarga yang mempunyai hubungan ke mantan walikota diberhentikan.

Dana kontrak hingga 1 miliar dolar yang dimenangi perusahaan keluarga pun diklaim telah habis dipakai.

Kolombia menduduki peringkat 94 dari 174 negara pada 2014 dengan tingkat korupsi terparah.  Hal ini berdasarkan daftar yang disusun oleh Transparency International.*liputan6 

Senin, 29 Juni 2015

Ini 5 Cara Manjur China Habisi PNS Korup

Di negara manapun, orang yang menduduki jabatan penting di pemerintahan dituntut menjalankan amanat rakyat. Namun di China, terbukti banyak pegawai negeri sipil, maupun pimpinan Partai Komunis selama ini menyelewengkan posisinya untuk meraih keuntungan pribadi.

Situasi berubah sejak Presiden Xi Jinping berkuasa pada 2013. Pelbagai kebijakan baru secara spesifik 'menghabisi' pejabat yang terbiasa bertindak culas.

Salah satu kebijakan Jinping paling terkenal adalah memburu koruptor kakap yang kabur ke luar negeri. Aturan keras lainnya, pejabat yang kini menjabat dipaksa ke penjara, menengok teman-temannya yang menderita setelah ketahuan korupsi.

Hasilnya, sejak Jinping berkuasa dua tahun lalu, lebih dari 100 pejabat tinggi hingga level menteri, dicokok lantaran terbukti korup. Puluhan bekas pejabat kini menunggu eksekusi setelah divonis mati.

Penasaran apa saja kebijakan pemerintah China memangkas para penjahat di birokrasi negara? 

1.Pejabat aktif China disuruh ke penjara tengok teman korup
Gerakan anti korupsi gaya baru dicanangkan Partai Komunis China. Setiap pejabat partai itu kini mengikuti tur ke penjara-penjara. Mereka diajak menengok rekan yang mendekam di bui karena mencuri uang rakyat.

'Piknik' merasakan penjara itu sudah digelar di Provinsi Hubei. Lebih dari 70 pejabat provinsi itu, bersama istri masing-masing - diajak menemui 15 bekas petinggi yang kini kurus kering karena dicokok polisi.

Times of India melaporkan, Selasa (26/5), foto-foto kunjungan itu dicetak di halaman depan surat kabar Harian Rakyat yang jadi corong pemerintah China.

Ide mengajak pejabat mengunjungi rekannya yang dipenjara dicetuskan pertama kali oleh Komisi Pusat Disiplin Anggota Partai Komunis China (CCDI). "Dengan kunjungan ini, para kader kami dorong untuk lebih memahami hukuman yang mereka terima bila melakukan korupsi," tulis pernyataan tertulis CCDI.

2.Gelar operasi rubah, kejar koruptor di luar negeri
Sejak akhir 2014, 20 orang anggota tim penyidik Kejaksaan Agung China disebar ke seluruh dunia. Mereka melacak aset dan keberadaan para koruptor yang kabur dari Negeri Tirai Bambu. Nama operasi ini "Berburu Rubah".

Beberapa sasaran tim ini adalah pemain lama yang sudah menggarong uang rakyat sejak 1980-an. Tak cuma pejabat negara, pengusaha nakal pun jadi incaran.

Hasilnya, 750 pegawai negeri korup yang kabur ke Malaysia, Kamboja, Thailand, Inggris, hingga Amerika Serikat telah dipulangkan. Pemerintah Negeri Panda mengklaim, hasil kerja mereka berhasil menyelamatkan USD 1,5 miliar.

Wakil Direktur Tim Pemburu Rubah Liu Dong menegaskan pihaknya menghormati hukum negara lain. Tapi, dia memastikan tidak akan membiarkan tersangka yang mereka incar mencari perlindungan hukum.

"Kami akan memburu mereka dan menyeret mereka ke pengadilan, di manapun para koruptor itu bersembunyi," kata Liu seperti dilansir Telegraph, Sabtu, 1 November 2014.

Salah satu korbannya adalah Gao Xinyuan. Dia membalik nama aset BUMN di China, lalu kabur ke Sydney, Australia berbekal uang USD 1,2 juta satu dekade lalu. Tapi ketika rekeningnya dibekukan, Gao menyerah. Dia sudah dibawa pulang ke Negeri Tirai Bambu.

3.Pejabat punya barang mewah berlebihan disikat
Zhou Jiugeng seorang Direktur Properti di China mendadak menerima surat pemecatan setelah fotonya saat menggunakan barang-barang mahal beredar luas di Internet.

Dikutip dari laman Telegraph, 30 Desember 2008, Zhou tertangkap mengenakan jam tangan bermerek Vacheron Constantin yang nilainya ditaksir mencapai 7 ribu Pound Sterling (Rp 146,7 juta).

Tidak hanya penggunaan jam tangan, netizen yang kesal dengan barang mewah Zhou kerap menyoroti rokok yang dihisap adalah merek terbaik dan berharga 15 Pound Sterling (Rp 314 ribu).

Pasalnya nilai gaji yang didapat oleh Zhou dari statusnya sebagai pegawai dinilai tidak sebanding. Kendati demikian, Zhou juga sering terlihat wira-wiri dengan menggunakan mobil merek Amerika, Cadillac. Pemerintah mengkonfirmasi bila Zhou telah dipecat atas tuduhan penggunaan uang publik.

4.Bikin lembaga mirip KPK di Indonesia
China tetap tidak puas dengan upaya penegakan korupsi yang sudah dilakukan selama ini. Walau ratusan tersangka sudah ditahan, dan puluhan telah dihukum mati, pemerintah pusat di Beijing hendak mendirikan lembaga khusus dibekali kekuasaan besar, mirip Komisi Pemberantasan Korupsi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Jaksa Agung Partai Komunis China (SPP) Qiu Xueqiang, seperti dilansir Xinhua, Selasa (4/11). Selama ini, otoritas penyidik di Negeri Tirai Bambu kekurangan personel. Kewenangannya juga masih tumpang tindih saat mengungkap kasus korupsi.

"Dengan adanya lembaga baru ini, kami dapat fokus menyidik kasus-kasus besar dan secara efektif menembus batas kewenangan antar departemen," ujarnya.

Keputusan membentuk lembaga baru ini datang dari Politbiro Partai Komunis China. Nantinya kepala KPK ala China ini posisinya setara wakil menteri.

"Kita menganggap persetujuan dari Partai untuk membentuk lembaga baru ini sebagai kesempatan meningkatkan pemberantasan korupsi lebih canggih dan efektif," kata Qiu.

5.Muncul UU baru, PNS malas langsung dipecat
Beleid baru tentang Aparatur Sipil Negara dilansir pemerintah Republik Rakyat China. Dalam aturan itu, ada poin soal penundaan kenaikan pangkat hingga pemecatan untuk pejabat yang kinerjanya buruk.

Ukuran kinerja buruk itu, seperti dilansir Shanghaiist, Minggu (28/6), adalah bermalas-malasan, tidak kompeten dengan bidang kerjanya, serta terbukti korup.

Aturan yang dirancang Politbiro Partai Komunis China ini diteken langsung oleh Presiden Xi Jinping. Lembaga yang menjalankan aturan itu adalah Badan Pengawas Pusat Disiplin Partai (CCDI).

"Pemantauan kedisiplinan, diukur dari kinerja aparatur pemerintahan yang tidak sesuai dengan semangat partai atau korup, menjadi tolok ukur utama," tulis laporan itu.

Beleid tersebut adalah dasar hukum untuk tindakan yang selama ini secara de facto sudah dijalankan Presiden Jinping. Yakni menyikat petinggi partai dari kalangan senior yang terindikasi korup. Belum lama, CCDI menamatkan karir Zhou Yongkang, tokoh senior PKC yang banyak menerima suap di era Presiden Hu Jintao.*merdeka

Jumat, 26 Juni 2015

AS Secara Terbuka Sebut China Dalang Pencurian Data PNS

Direktur Nasional Intelijen Amerika Serikat James Clapper mengatakan pada Kamis (25/6) bahwa China adalah tersangka utama dalam aksi peretasan besar-besaran yang mencuri data jutaan pegawai negeri sipil Negeri Paman Sam.

Komentar Clapper menandai pertama kalinya pemerintah Barack Obama secara terbuka menuding Beijing berada di balik serangan Kantor Manajemen Personel.

"Anda dapat mengetahui ciri atas apa yang telah China lakukan," kata Clapper seperti dikutip dari The Wall Street Journal.

Dalam sebuah pernyataan, lembaga yang dipimpin Clapper menegaskan bahwa telah mengidentifikasi Cina sebagai pelaku, meskipun penyelidikan pemerintah AS masih berlangsung.

Direktur Kantor Manajemen Personel melaporkan bahwa data 4,2 juta pegawai negeri sipil dan pensiunan telah dicuri. Peristiwa kali ini disebut sebagai pencurian data pemerintah AS terbesar sepanjang sejarah.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, belum memberi pernyataan terbuka terkait pencurian data ini selama pertemuan tingkat tinggi antara China dan Amerika Serikat di Washington.

Kerry hanya berkata, pihak AS secara jelas mengatakan bahwa pencurian data tidak dapat diterima. Ia berkata negara perlu membangun "kode etik" perilaku dunia maya dan China telah menyetujui hal itu.*cnn

Rabu, 24 Juni 2015

Bentrok Berdarah di China Diduga Akibat PNS Dilarang Puasa

Sedikitnya 18 orang tewas dalam bentrokan di pos pemeriksaan polisi di daerah Xinjiang, China. Begitu laporan media Amerika Serikat.

Radio Free Asia melaporkan etnik Uighur menggunakan pisau dan bom untuk menyerang polisi setelah menerobos pos pemeriksaan.

Polisi bersenjata kemudian melakukan pengejaran dan melancarkan serangan balasan yang menewaskan para tersangka pelaku penyerangan.

Hingga kini pihak berwenang menolak memberikan komentar tentang peristiwa itu, tetapi staf rumah sakit di kota Kashgar, Xinjiang, mengatakan beberapa orang anggota kepolisian mengalami luka-luka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Kerusuhan sering terjadi di kawasan Xinjiang yang mayoritas penduduknya adalah etnik Uighur. Mereka mengatakan tindakan represif pemerintah pusat terhadap tradisi budaya dan agama menyulut kekerasan di sana.

Adapun kekerasan terbaru, menurut laporan-laporan media, kemungkinan dipicu oleh pembatasan yang diberlakukan kepada warga minoritas Uighur Muslim.

Selama Bulan Ramadan, China melarang pegawai negeri sipil, siswa dan guru berpuasa dan memerintahkan restoran tetap buka seperti biasa.

Larangan serupa juga berlaku bagi pegawai negeri sipil yang beragam Islam tahun lalu.*tribunnews

Selasa, 16 Juni 2015

PNS di China Kembali Diwajibkan Larang Warga Berpuasa Ramadan

Pegawai Negeri Sipil di wilayah Provinsi Xinjiang, China, kembali mendapat surat edaran dari Partai Komunis China. Pemerintah pusat mewajibkan mereka melarang setiap aktivitas Ramadan, termasuk puasa wajib bagi setiap umat muslim.

Diharapkan, para PNS, termasuk yang beragama Islam, agar membuat selebaran tertulis sampai menyampaikan langsung ke rumah-rumah warga tentang larangan tersebut.

"Sehingga warga tidak akan menghadiri aktivitas keagamaan dan tidak berpuasa selama Ramadan," tulis edaran tersebut seperti dikutip International Business Times, Selasa (17/6).

Xinjiang adalah wilayah yang didiami etnis minoritas Uighur. Mereka berdarah campuran mongol dan kazakh, serta nyaris 100 persen merupakan penganut Islam.

Hubungan warga Uighur dengan pemerintah China tak pernah akur. Orang Uighur dituding teroris yang ingin merongrong kedaulatan Negeri Tirai Bambu, lantas mendirikan negara Islam. Dua tahun terakhir, puluhan orang Uighur ditangkap karena dituduh terlibat insiden penusukan massal di beberapa kota besar China.

Juru bicara Kongres Uighur Sedunia, Dilxat Raxit, menyatakan tekanan pemerintah China pada muslim minoritas di Xinjiang terus meningkat saban tahun. Dia pun mengaku sudah membaca surat edaran larangan berpuasa yang disebarkan kepada para PNS di Xinjiang.

Dilxat, yang kini diasingkan ke Swedia, menegaskan bila China terus menekan orang Uighur maka radikalisme akan berkembang. "Orang-orang kami justru akan melawan lebih gigih bila terus diintimidasi," urainya.

Dalam laporan terpisah, utusan pemerintah China mendatangi restoran di Desa Jinghe, yang berbatasan dengan Kazakhstan. Warung makan mayoritas muslim di desa tersebut diminta tetap buka selama Ramadan.

Sedangkan tahun lalu, Pemerintah China melarang pelajar muslim di Provinsi Xinjiang berpuasa Ramadan. Mereka dipaksa makan di siang hari oleh otoritas lokal.

Total ada 20 juta umat muslim di Negeri Tirai Bambu. Tapi dibanding etnis lain, muslim paling menderita di China adalah warga Uighur. Tak cuma soal agama, mereka juga dilarang menggunakan bahasa Uighur. Situs budaya Uighur pun rutin dihancurkan oleh petugas Partai Komunis.*merdeka

Senin, 15 Juni 2015

Takut Dimata-matai, Negara Ini Larang PNS Pakai Smartphone

Iran dikenal sebagai salah satu negara konservatif yang sangat sensitif terhadap informasi-informasi penting negara mereka, terutama bagi negara barat. Tak ayal, aksi spionase sangat diperhatikan di negara ini, bahkan kini smartphone pun dilarang di sana.

Untungnya, hanya pegawai negeri sipil (PNS) saja yang dilarang menggunakan smartphone, tepatnya mereka yang memiliki akses ke data-data penting milik pemerintah Iran.

Menurut pengakuan lembaga pertahanan Iran, smartphone bisa dipakai sebagai alat mata-mata. Terlebih kini smartphone bisa dengan mudah mencadangkan data dan mengirimkannya ke pihak-pihak yang tidak diinginkan oleh pemerintah Iran. Sehingga di khawatirkan PNS bisa menjadikan smartphone sebagai alat pencuri data, Phys.org (14/06).

Lebih lanjut, peraturan ini nampaknya hanya berlaku saat PNS-PNS tadi berada di lingkungan kantor saja. Sedangkan di luar kantor mereka bisa menggunakan smartphone dengan bebas.

Mengapa Iran mengambil langkah super tegas ini?

Ternyata larangan pemakaian smartphone bagi PNS itu muncul setelah perundingan nuklir Iran dengan para pemimpin dunia dimata-mata oleh hacker.

Iran memang lebih waspada terhadap serangan hacker setelah tahun 2010 lalu sebuah virus berbahaya, Stuxnet, berhasil membobol program sistem nuklir Iran.*merdeka

Arsip Blog