-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label kartu pegawai elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kartu pegawai elektronik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juli 2017

PNS Kini Gunakan Kartu Pintar yang Berfungsi Sebagai ATM

Untuk Seluruh Pegawai Negeri Sipil Aktif Maupun Pensiunan Pegawai Negeri Sipil kini sudah bisa menggunakan Kartu Pintar yang bernama Kartu PNS Elektronik (KPE).

Kartu yang dapat digunakan oleh seluruh pegawai negeri sipil aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil ini memiliki berbagai macam fungsi, termasuk menarik gaji serta dana pensiun melalui ATM.

Hal ini akan diproduksi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan menggunakan teknologi HID Global FARGO HDP5000 High Definition Printers/ Endcoders, dengan teknologi printer tersebut BKN mampu dengan cepat menerbitkan kartu pintar dengan kualitas tinggi kepada pengguna serta dengan biaya yang relatif terjangkau.

“Kami memutuskan untuk menggunakan printer dari HID Global setelah menghubungi perwakilan mereka, kami merasa bahwa mereka memiliki pemahaman yang paling menyeluruh tentang kebutuhan kami sebagai instansi pemerintah, dan tentu saja, memiliki penawaran yang sesuai dengan keinginan kami,” kata Bajoe Loedi Hargono, Direktur Pengembangan Informasi Sistem di BKN.

Proyek KPE di BKN telah menghasilkan banyak keuntungan bagi pemerintah Indonesia. HDP5000 menangani salah satu permasalahan yang paling umum untuk penggunaan Teknologi Informasi yaitu biaya. Biaya operasional yang rendah memungkinkan BKN membagikan kartu KPE kepada semua pegawai pemerintah dengan mempertahankan anggaran yang ramping dan efisien. Bagian pengadaan barang (procurement) juga telah disederhanakan, saat ini BKN mendapatkan kebutuhan percetakannya dari mitra lokal.

Karena pengoperasian printer ini dilengkapi dengan teknologi termukhtahir, BKN juga mampu menghemat waktu dan biaya dalam melatih para stafnya.

“Printer ini sangat mudah digunakan – hampir tidak berbeda dengan mencetak dokumen biasa. Kita bisa mengkodekan dan mencetak kartu dengan mudah,” kata Hargono.

Selain itu, cara HDP5000 mencetak kartu, membuat kartu tahan lama dan kerusakan kartu hampir tidak mungkin. Sejauh ini, kami hanya mengetahui beberapa kejadian di mana kami harus mengeluarkan kartu pengganti kepada pengguna.

“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Indonesia dan memungkinkan instansi menerbitkan kartu pintar (smart card) dengan cepat serta hemat biaya kepada pegawai yang masih aktif dan pensiunan pegawai negeri sipil. HDP5000 adalah salah satu printer yang paling terjangkau dan efisien di pasar, sangat cocok untuk instansi pemerintah seperti BKN, “Hary Permadi Kartono, Director of Sales, ASEAN, Secure Issuance, HID Global.

Setelah beberapa bulan penggunaan, BKN telah berhasil menerbitkan kartu pintar (smart card) untuk sebagian besar pegawai negeri sipil. Menurut Hargono, kartu pintar (smart card) mendapat tanggapan yang sangat baik dari para pengguna kartu PNS aktif dan Pensiunan PNS.

“Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi sektor publik atau lembaga di indonesia dapat memanfaatkan teknologi ini untuk melayani masyarkat Indonesia dengan lebih baik dan luas lagi,” tutup Hary.telset

Senin, 12 Mei 2014

Launching KPE, Bank Riau Kepri Pilihan Utama Transaksi Perbankan PNS Meranti

Bank Riau Kepri kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Badan Kepegawaian Negara me-launching¬ Kartu Pegawai Elektronik (KPE) di Kantor Bupati Kepulauan meranti, Senin (12/05) lalu. Kartu Pegawai Elektronik Pegawai Negeri Sipil atau yang akrab dikenal KPE PNS ini di¬-launching¬ guna memberikan kemudahan bagi Pegawai Negri Sipil di lingkungan Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperoleh pelayanan, bukan saja masalah kepegawaian, namun juga kemudahan untuk perubahan status, perubahan data keluarga, serta fasilitas lainnya.

Launching KPE yang dilaksanakan di Kantor Bupati setelah terlebih dahulu dilaksanakan apel pagi peringatan Hari Pendidikan Nasional, dihadiri oleh Deputi INKA BKN Pusat Edy Wahyono, Direktur Jaringan dan Kepegawaian BKN Pusat Iwan Hermanto, Sekda Kepulauan Meranti Iqaruddin, Direktur Dana Dan Jasa Bank Riau Kepri Nizam, BKD Provinsi Asrizal, Pemimpin Divisi Produk dan Jasa Syamsul Bakri, Pimpinan Bank Riau Kepri Cabang Selatpanjang Burhan, unsur Muspida, Kepala Badan serta Dinas dan tamu undangan lainnya. 

Deputi INKA BKN Pusat, Edy Wahyono, mengatakan bahwa implementasi KPE ini merupakan program nasional BKN untuk memberikan pelayanan kepada PNS, guna meningkatkan kinerja serta memberikan kepastian data mereka selama menjadi PNS di propinsi dan kota di Indonesia. 

“Kartu Pegawai (Karpeg) yang sebelumnya hanya untuk indentitas PNS, tapi dengan KPE ini maka chip yang ada didalam kartu menyimpan informasi dan data PNS bersangkutan. Artinya tidak ada lagi pemalsuan data, karena PNS itu sendiri yang menggunakan Kartu nya. Disamping itu, KPE ini juga sebagai kartu Multiguna yang dapat mengakses fasilitas layanan di Bank Riau Kepri ”ungkapnya. 

Sekda Kepulauan Meranti, Iqaruddin, mengaku dengan sistem KPE sangat membantu dan memebrikan kemudahan bagi PNS dilingkungan Pemkab Meranti. "Kerjasama ini sangat baik. Karena akan semakin memberikan kemudahan bagi PNS nantinya dalam berbagai hal seperti menyimpan uang, melakukan transaksi dan kecanggihan Kartu Kepegawaian (Karpeg)," katanya.

Sementara, Direktur Dana dan Jasa Bank Riau Kepri, Nizam, usai acara menjelaskan bahwa Bank Riau Kepri telah memilki banyak fitur-fitur layanan perbankan yang bisa diakses dengan menggunakan KPE yang terintegrasi dengan kartu ATM Bank Riau Kepri, sehingga nantinya dapat dinikmati oleh PNS di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Fitur yang diberikan antara lain berfungsi sebagai Kartu ATM yang dapat di gunakan diseluruh ATM Bank Riau Kepri, ATM Bersama, ATM Malaysia Electronic Payment System (MEPS) dan ATM Prima dengan berbagai fasilitas menu. Selain itu juga dapat digunakan sebagai alat pembayaran tagihan Telepon, listrik, Merchant, dan sebagai kartu Debit”, ungkapnya. 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di dalam KPE PNS itu sendiri ada dua pembaca data disana yakni menggunakan chip dan magnetik. Pembuatan kartu tersebut juga menjadi tanggung jawab pihak Bank Riau Kepri atas setiap PNS yang akan diberikan. 

"Kita mengeluarkan anggaran Rp 500 ribu tiap KPE tersebut dan memberikannya secara cuma-cuma kepada PNS. nantinya untuk mendukung penggunaan KPE tersebut, kita akan mengusulkan pembangunan ATM KPE di Selatpanjang, termasuk mesin pembaca barkode. Sehingga memudahkan pemilik kartu yang akan menggunakannya, termasuk mengupdate data pemegang KPE," ujarnya. 

Dalam launching kali ini, juga dilakukan penyerahan simbolis KPE sejumlah pejabat, termasuk melakukan demonstrasi pemanfaatan KPE tersebut seperti transfer pulsa, transfer uang dan pengecekan saldo serta lainnya.


Kamis, 10 April 2014

PNS Lutim Segera Gunakan KPE

Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Luwu Timur, akan menggunakan Kartu Pegawai Electronik (KPE), Kepastian tersebut setelah dilayangkannya surat dari PT Bank Sulselbar Nomor SR/102/B/MLL/III/2014 tanggal 26 Maret 2014 perihal penyerahan dan pengambilan KPE bagi seluruh Pegawai Lingkup Pemkab Luwu Timur.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Luwu Timur, melalui Kepala Bidang Dokumentasi dan Pengelolaan Data Kepegawaian, Muhammad Reski Razak, mengatakan  pelayanan pengambilan KPE bagi seluruh PNS Luwu Timur telah dimulai hari ini di Bank Sulselbar Cabang Malili pada setiap hari kerja sesuai jadwal yang ditetapkan, kamis (10/04).

"Pelayanan pengambilan KPE mulai Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00- 16.00, dengan menyertakan buku rekening PT Bank Sulselbar, KTP/SIM dan ATM PT Bank Selselbar bagi yang sudah memiliki" jelasnya., Kepastian tersebut setelah dilayangkannya surat dari PT Bank Sulselbar Nomor SR/102/B/MLL/III/2014 tanggal 26 Maret 2014 perihal penyerahan dan pengambilan KPE bagi seluruh Pegawai Lingkup Pemkab Luwu Timur.

Arsip Blog