-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label kupang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kupang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Oktober 2014

Pendaftaran Tes CPNS di Manggarai Barat Mulai 6 Oktober

Pelaksanaan pendaftaran bagi peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) akan dilaksanakan selama 14 hari mulai 6 Oktober 2014. Pendaftaran dilakukan secara online dan setelah itu mengantar berkas ke BKD.

Pemkab Mabar sedang menyiapkan fasilitas pelaksanaan testing CPNSD menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Seleksi peserta CPNS akan dilaksanakan di Aula SMKN 1 Komodo.

Pengumuman pendaftaran sudah diumumkan sejak tanggal 29 September 2014. Pemkab menyiapkan semua fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan testing, seperti komputer 50 unit.

Testing tidak dilaksanakan secara bersamaan, tapi disesuaikan dengan jumlah peserta dan komputer yang disiapkan. Nantinya akan diatur, misalnya testing untuk sesi pertama 50 orang selama satu jam. Lalu giliran peserta yang lainnya bergantian.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mabar, Mateus Ngabut, menjelaskan, setelah calon peserta mendaftar secara online di internet, yang bersangkutan tetap menghantar berkas pendaftarannya ke sekretariat panitia testing CPNSD di Kantor BKD Mabar.

Saat pendaftaran secara online di internet akan ada lembaran hasil print out sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah mendaftar. Lalu bukti itu yang dibawa ke panitia bersama dengan sejumlah berkas pendaftaran.

Salah satu anggota DPRD Mabar, Darius Angkur, berharap agar Pemkab Mabar bisa menyiapkan semua fasilitas pendukung testing secara baik sehingga pelaksanaannya bisa berjalan lancar.

Rabu, 27 Agustus 2014

Pemprov NTT Dapat Jatah 144 Formasi CPNS 2014

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tahun 2014 ini mendapat jatah calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 114 formasi.
     
Jumlah tersebut antara lain terdiri dari dokter, arsitektur, perawat, teknik industri serta formasi umum, kata Kepala Bagian Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Yos Rasi di Kupang, Rabu, terkait formasi CPNS NTT 2014.
     
Formasi CPNS ini lebih diprioritaskan untuk tenaga-tenaga teknis seperti dokter, bidan, arsitektur dan teknik industri, ucapnya.
     
"Tahun 2014 ini NTT mendapat jatah 144 formasi. Ada formasi yang membutuhkan keahlian seperti dokter dan arsitektur, tetapi juga ada formasi umum. Formasi umum ini bisa diikuti oleh sarjana dari semua bidang studi," tutur Yos Rasi.
     
Dia mengatakan, dalam formasi CPNS tahun ini, hanya bagi lulusan sarjana minimal S1 dan tidak ada formasi untuk SMA sederajat.
     
Alasannya karena dalam proses pengangkatan pegawai honorer yang dilakukan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir ini, umumnya berpendidikan SMA sederajat dan jumlahnya sudah sangat banyak.
     
Mengenai formasi keseluruhan, dia mengatakan, belum ada data lengkap dari semua kabupaten/kota di NTT karena persetujuan formasi dari pusat langsung disampaikan ke daerah masing-masing.
     
Hanya saja, umumnya setiap daerah mendapat jatah 30-100 formasi, tergantung usulan yang disampaikan ke pemerintah pusat, ucapnya.
     
Dia menjelaskan, pendaftaran CPNS Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2014 akan dilaksanakan secara "online" atau dalam jaringan (daring).
     
Untuk melakukan pendaftaran CPNS Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2014, sebelumnya peserta harus mempersiapkan beberapa berkas pendaftaran CPNS yang penting seperti scan ijazah dan transkrip nilai, "scan" KTP, "scan" pas foto dan alamat e-mail.
     
Informasi pendaftaran, syarat pendaftaran CPNS dan syarat tes CPNS Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2014 dapat anda lihat pada situs resmi Provinsi NTT : www.nttprov.go.id atau pada Situs KEMENPAN : http://menpan.go.id.

Minggu, 29 Juni 2014

Kupang Usul 260 Formasi CPNS, Disetujui 144

Pemerintah Provinsi NTT mendapatkan 144 formasi dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTT, Emanuel Kara,  mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sebanyak 260 formasi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) sesuai kebutuhan di lingkup Pemprov.

Dari usulan tersebut, KemenPAN-RB hanya menyetujui 144 formasi. "Kita sudah usulkan lebih dari angka ini tetapi KemenPAN-RB hanya menyetujui 144 formasi. Dan dari formasi yang tersedia, semua disiplin ilmu akan diakomodir sesuai analisis jabatan dan kebutuhan," kata Eman-sapaan akrab Emanuel Kara, seperti diberitakan Timor Ekspress (Grup JPNN).

Eman menambahkan, seleksi CPNS kali ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Perekrutannya pun dilakukan secara online. Untuk itu, pihaknya akan mengadakan kerjasama dengan Politeknik Negeri Kupang terkait pemanfaatan labotarorium komputer.

Disinggung mengenai prioritas putra daerah dalam pengadaan CPNS, Eman mengatakan, tidak ada regulasi yang mengatur tentang hal ini. Pengalaman tahun lalu lanjutnya, di mana banyak anak-anak luar daerah yang lulus menggambarkan rendahnya wawasan putra-putri NTT dalam berkompetisi.

"Anak-anak kita pada dasarnya pintar, tetapi wawasannya masih kurang. Untuk itu anak-anak kita harus siap dan mengedepankan skill. Sekolah yang benar dan jangan kuliah hanya sekedar cari ijazah, apalagi mengenyam pendidikan di jurusan yang belum terakreditasi," ujarnya.

Kendati tidak ada regulasi yang memprioritaskan putra daerah, pihaknya telah mengambil kebijakan agar putra daerah lebih diprioritaskan pada formasi-formasi tertentu seperti tenaga teknis kesehatan.

"Pengalaman-pengalaman sebelumnya banyak tenaga kesehatan khususnya dokter hanya testing di sini, satu dua tahun mengabdi langsung kembali ke daerah asalnya. Akhirnya masalah kekurangan tenaga dokter di daerah kita tidak akan pernah selesai," jelasnya.

Seleksi CPNS akan dibukakan untuk umum termasuk tenaga honorer. BKD sendiri, kata Eman, juga memperkenankan tenaga honorer mengikuti seleksi, namun tidak memprioritaskannya untuk lolos CPNS.

Sedangkan soal jadwal pelaksanaan, kemungkinan besar akan dilaksanakan pada bulan Juli usai pelaksanaan Pilpres. "Seleksi CPNS mungkin akan diadakan bulan Juli. Kita masih tunggu jadwalnya secara pasti," pungkasnya.

Arsip Blog