-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label kemendikbud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kemendikbud. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 November 2014

Kemdikbud Bilang Kurang Guru, KemenPAN-RB Moratorium CPNS

Penghapusan mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Kurikulum 2013 sempat dikecam. Pasalnya bisa membuat guru TIK yang sudah mengajar menjadi terdepak. Namun pemerintah membantah ancaman itu, malah menyebut Indonesia kekurangan banyak guru TIK.

Kekurangan guru TKI yang menonjol terjadi di jenjang SMP. Data di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebutkan, total guru TIK yang ada saat ini berjumlah 28.042. Perinciannya 7.914 orang berstatus PNS, 4.895 orang guru tetap yayasan, dan sisanya 15.233 orang guru honorer.

Jika dikaitkan dengan jumlah rombongan belajar di seluruh Indonesia, kebutuhan ideal guru TIK di jenjang SMP mencapai 37.007 orang. Itu artinya masih Indonesia masih kekurangan guru TIK sebanyak 8.965 orang.

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Dikdas Kemendikbud Sumarna Surapranata mengatakan, dihapusnya mata pelajaran TIK tidak berarti guru-guru TIK yang selama ini mengajar akan kehilangan job. Kemendikbud sudah mengeluarkan aturan guru TIK difungsikan seperti guru bimbingan konseling (BK).

"Guru TIK kini tugasnya membantu siswa atau sesama guru untuk urusan TIK," katanya kemarin.

Dengan fungsi barunya itu, kebutuhan guru TIK sangat besar. Sebab mereka memiliki tugas untuk membimbing atau membina minimal 150 orang siswa.

Melihat kondisi ini, Pranata meminta para guru TIK tidak meributkan lagi penghapusan mata pelajaran TIK saat ini. Selain itu para calon guru TIK yang masih kuliah, juga diminta untuk serius belajar karena lowongannya masih besar.

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menjelaskan, Kemendikbud seharusnya membuka sejak awal jika Indonesia kekurangan guru TIK. Sehingga penghapusan mata pelajaran TIK tidak menimbulkan gejolak seperti saat ini.

Sulistyo menjelaskan kekurangan guru tidak hanya ada di bidang TIK saja. Tetapi juga guru-guru produktif di SMK. Dia berharap jajaran pemerintah mencari solusi untuk memecahkan masalah ini bersama-sama.

"Jangan sampai Kemendikbud bilang kekurangan guru, sedangkan kementerian lain berencana moratorium CPNS baru selama 5 tahun," ujarnya.

Terkait urusan pembinaan guru, Sulistyo berharap ada restrukturisasi organisasi di Kemendikbud. Dia menuntutu janji Presiden Joko Widodo yang akan membuat dirjen khusus di Kemendikbud yang bertugas melakukan pembinaan guru di semua jenjang pendidikan.

Saat ini urusan pembinaan guru di Kemendikbud memang terpisah-pisah. Pembinaan guru SD ada di Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal, dan Informal (PAUD), pembinaan guru SD dan SMP ada di Ditjen Dikdas, dan pembinaan guru SMA serta SMK ada di Ditjen Pendidikan Menengah.

"Alangkah baiknya pembinaan guru ini ditangani satu ditjen supaya lebih efektif," jelas dia.

Minggu, 07 September 2014

Seleksi CPNS Kemendikbud Buka 4.000 Formasi

Pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka lowongan hingga lebih dari 4.000 formasi. Para CPNS tersebut akan ditempatkan di berbagai unit kerja utama dan institusi lain di bawah naungan Kemendikbud. 

Sesuai pengumuman per 3 September yang dikeluarkan Sekretaris Jenderal  Kemendikbud Ainun Na’im, rincian formasi CPNS Kemendikbud 2014 sebagian besar untuk mengisi posisi dosen. Ada 3.992 formasi untuk kelompok jabatan dosen pada 108 unit kerja perguruan tinggi negeri (PTN). Sedangkan sisa formasi lainnya ditujukan untuk mengisi berbagai kelompok jabatan seperti paramedis dan tenaga administrasi atau teknisi. 

"Informasi mengenai unit kerja dan rincian formasinya dapat dilihat pada alamat website http://cpns.kemdikbud.go.id atau website unit kerja masing-masing,"  ujar Ainun Na’im, seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Senin (8/9/2014). 

Seperti halnya institusi lain, pendaftaran CPNS Kemendikbud juga dilakukan secara online melalui laman Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Setiap pelamar unit utama Kemendikbud dapat memilih hingga tiga lowongan formasi. Pendaftaran di Panselnas dibuka 4-18 September 2014, sedangkan pendaftaran melalui portal CPNS Kemendikbud dibuka pada 5 - 19 September 2014.

Untuk melamar sebagai CPNS di Kemendikbud, seseorang haruslah merupakan  Warga Negara Indonesia (WNI) berusia antara 18 tahun dan 35 tahun per 1 Desember 2014. Bagi pelamar berusia 35 tahun dan kurang dari 40 tahun per tanggal yang ditetapkan oleh Panselnas,  harus memiliki masa kerja terus menerus sejak 1 April 1997, pada instansi pemerintah dan atau lembaga swasta yang berbadan hukum yang menunjang kepentingan nasional. Pelamar juga tidak boleh berkedudukan sebagai CPNS atau PNS dan atau tidak sedang menjalani perjanjian atau kontrak kerja atau ikatan dinas pada instansi lain, baik instansi di dalam maupun di luar lingkungan Kemendikbud. 

"Persyaratan khusus dapat dilihat di masing-masing unit kerja Kemendikbud yang membuka formasi," imbuh Ainun Na'im. 

Kemendikbud akan mengumumkan nama-nama pelamar yang memenuhi persyaratan administrasi pada 25 September 2014. Kemudian, Tes Kompetensi Dasar (TKD) dijadwalkan dimulai pada 29 September 2014, disesuaikan dengan jumlah peserta. Setelah itu, Tes Kompetensi Bidang (TKB) akan digelar sesuai jadwal unit kerja masing-masing.

Ditargetkan, hasil kelulusan seleksi CPNS akan diumumkan pada minggu ketiga Desember 2014. Pengumuman ini disiarkan secara online melalui laman http://cpns.kemdikbud.go.id; http://kemdikbud.go.id  dan laman unit kerja masing-masing.

Jumat, 25 Juli 2014

Kemendikbud Siapkan 20 Ribu Komputer untuk Seleksi CPNS

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku siap mensukseskan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kemendikbud memersiapkan 20.000 unit komputer untuk Computer Assisted Test (CAT).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengatakan, 20.000 unit komputer ini berada di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).

Tujuannya jelas, terangnya, ialah untuk mensukseskan seleksi CPNS tahun ini yang secara nasional akan menggunakan CAT. 

"Ya, kami ingin mendukung proses seleksi CPNS. Bekerjasama dengan Kemenpan dan RB, PTN, BKN dan LPMP kami ingin menjaring calon apararat yang berkualitas," kata M Nuh dalam siaran pers yang diterima KORAN SINDO, Kamis 24 Juli 2014.

Dalam penyerahan naskah soal tes CPNS kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Azwar Abubakar menjelaskan,  Kemendikbud pernah melaksanakan uji kompetensi guru (UKG) dengan menggunakan komputer tersebut.

Dengan peserta sebanyak 1,3 juta guru di seluruh Indonesia, penggunaan komputer sebagai alat tes sangat menghemat biaya. Maka dari itu M Nuh tidak dapat membayangkan bagaimana dan berapa biayanya kalau ketika itu Kemendikbud memaksakan tes tulis untuk 1,3 juta guru tersebut.

Mantan Rektor ITS ini mengatakan, kelayakan komputer yang akan digunakan dalam seleksi CPNS ditinjau terlebih dahulu oleh tim panitia. Dia berharap, dengan metode CAT ini akan meningkatkan kualitas pegawai negeri sipil yang diterima.

Selain itu, sistem ini juga untuk menghindari terjadinya praktik penyimpangan seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Tidak akan lagi ada titip menitip aparatur melalui pejabat dan dogma penerimaan CPNS untuk bagaikan mesin ATM. 

“PNS-PNS yang akan datang adalah orang-orang paling baik dari putera puteri bangsa kita baik dari sisi kompetensi keterampilan, pengetahuan, sikap, maupun intergritas nasionalnya, sehingga bisa memberi layanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucap M Nuh.

Dalam sambutannya M Nuh memberikan catatan sangat positif dari apa yang telah digagas oleh Kemenpan dan RB tentang penerimaan CPNS yang terluka, transparan dan bebas KKN. Rekrutmen CPNS dengan menggunakan CAT yang relatif lebih canggih, terbuka dan transparan, bebas KKN diharapkan bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

Dikatakan, seleksi CPNS ini akan menyita banyak perhatian masyarakat, karena banyak diantara mereka yang ingin menjadi CPNS. Masyarakat menaruh harapan yang luar biasa kepada para peserta tes CPNS, kalau nanti diterima menjadi PNS betul betul berjiwa melayani masyarakat. 
"PNS yang kompetitif. Yang siap bertugas dimana saja melayani masyarakat termasuk di pelosok," ungkapnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Menpan dan RB Azwar Abubakar mengatakan kerjasama dengan Kemendikbud ini luar biasa. Melalui kerjasama ini diharapkan bisa mendapatkan putera-puteri terbaik bangsa, kompeten, berjiwa melayani, mempunyai rasa nasionalisme tinggi sehingga  nantinya diharapkan memberikan pelayanan yang bagus kepada masyarakat.

“Rekrutmen CPNS ini melibatkan konsorsium besar melibatkan Kemendikbud, BKN, Badan Pengawasan Keungan dan Pembangunan (BPKP), Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi (BPPT), ICW, Ombudsman RI, diharapkan betul betul bersih dari KKN,” tambahnya.

Arsip Blog