-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label maluku utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label maluku utara. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2015

Seorang PNS Tidore Tewas Overdosis Narkotika

Seorang pegawai negeri sipil asal Pulau Tidore, Maluku, ditemukan tewas di kamar kosnya, di Jalan Bonto Manai, Makassar, Sulawesi Selatan, semalam. Korban Hasanuddin Ibrahim, 49, diduga overdosis narkotika.

Polisi mendobrak pintu kamar korban karena terkunci dari dalam. Mayat korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan mulut berbusa. Polisi menemukan alat isap sabu dan korek api di kamar korban.

Tewasnya Hasanuddin dicurigai penghuni kos yang lain, Eva. Menurutnya, Hasanuddin tidak terlihat keluar kamar sejak pagi. Para tetangga berusaha memeriksa kamar kos Hasanuddin untuk memastikan kondisinya.

Saat diintip melalui jendela, ternyata Hasanuddin sudah tak bernyawa. Jasad korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Selasa, 30 Desember 2014

Rabu, 03 Desember 2014

Senin, 24 November 2014

Senin, 31 Maret 2014

Sejumlah SKPD Tolak Serahkan Data Honorer ke Tim Verifikasi

Tim verifikasi data honorer kategori dua (K2) yang dibentuk Pemprov Maluku Utara (Malut) mengalami kendala dalam menyelidiki dugaan adanya honorer bodong yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013.

Pasalnya, beberapa unit kerja yang mengoleksi honorer justru menunjukkan sikap tidak kooperatif.  Salah satunya Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang memiliki honorer cukup banyak.
    
"Tim kesulitan melakukan verifikasi atas honorer sebab sampai saat ini beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) enggan memasukan data peserta honorer. Salah satunya Satpol PP," ungkap Ketua Tim Verifikasi Amran Mustari kepada Malut Post (Grup JPNN).

Asisten III Kantor Gubernur ini mengaku pihaknya sudah beberapa kali meminta dokumen honorer dari Satpol PP.

"Namun sampai saat ini, Satpol PP enggan memasukan dokumennya," ujarnya. Karena itu, kata Amran, pihaknya sudah menyampaikan surat panggilan yang ditujukan  kepada Kepala Satpol PP Yahya Hasan.

"Surat pemanggilan telah saya sampaikan beberapa hari lalu. Tapi karena Pak Yahya keluar daerah sehingga belum menghadap," sambungnya.
    
Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) itu mengharapkan dukungan SKPD untuk memperlancar proses verifikasi honorer K2.  "Tim verifikasi akan bekerja lebih cepat jika ada kerja sama dari SKPD," katanya.  Proses verifikasi honorer K2 ditargetkan selesai April mendatang.

"April sudah harus rampung karena Mei sudah masuk jadwal proses NIP," pungkasnya.

Sementara Kasatpol PP Malut Yahya Hasan yang coba dihubungi lewat ponselnya, gagal karena di luar jangkauan.

Sabtu, 22 Maret 2014

Pemprov Malut Utamakan Honorer K2

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Madjid Husen mengungkapkan hasil penyelidikan sementara tim verifikasi  honorer kategori 2 (K2) menemukan ada beberapa nama bukan honorer yang masuk daftar lulus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013.

Hanya saja orang nomor 3 di lingkup Pemprov ini mengaku tidak menghafal jumlahnya . "Saya sudah panggil kepala Inspektorat untuk menyampaikan hasil verikasi dan ternyata benar ada beberapa nama yang memang tidak honor dan baru honor satu tahun ternyata lulus tes," ungkap Sekprov kepada Malut Post kemarin (21/3).

Madjid mengatakan proses penyelidikannya masih sementara berjalan. Karena itu, dirinya belum mengetahui secara pasti jumalah honorer yang bermasalah.

"Apakah 21 orang yang bermasalah sesuai laporan atau kurang dari itu?,” katanya. “Setelah penyelidikan, nama-nama yang terbukti bermasalah itu akan dilaporkan ke Kemenpan-RB untuk dibatalkan kelulusan mereka,” imbuh Madjid.

Madjid sendiri bersama Pj Gubernur Tanribali Lamo berencana Senin (24/3) mendatang akan menghadap ke Menpan-RB  Azwar Abubakar terkait usulan kouta CPNS 2014 termasuk pengangkatan honorer K2. Pemprov sendiri menginginkan  untuk pengadaan CPNS  2014 mengutamakan honorer K2 yang telah lama mengabdi.

Referensi :
http://www.jpnn.com/read/2014/03/22/223679/Pemprov-Malut-Utamakan-Honorer-K2-#

Arsip Blog