-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label Formasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Formasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Mei 2014

Tanpa Proyeksi, KemenPAN-RB Tolak Beri Formasi CPNS

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menolak memberi formasi CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi daerah yang tidak melampirkan proyeksi kebutuhan pegawai selama lima tahun ke depan.

Proyeksi itu, menurut Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman, adalah tolak ukur pemerintah untuk melihat apakah daerah masih kekurangan aparatur atau malah lebih.

"Ada beberapa persyaratan utama dalam rekruitmen aparatur tahun ini. Selain dilengkapi analisa jabatan dan beban kerja, pemda wajib mencantumkan proyeksi kebutuhan pegawai selama lima tahun ke depan," terang Herman di kantornya, Senin (11/5).

Proyeksi lima tahun ini, lanjutnya, akan diketahui perencanaan daerah dalam manajemen kepegawai. Misalnya daerah A butuh 500 aparatur fresh graduate dan 500 PPPK.

Dari total kebutuhan 1000 aparatur itu, pengadaannya dilakukan bertahap selama lima tahun. "Jadi tiap tahun daerah tersebut bisa mengajukan usulan 200 orang sampai kebutuhan 1000 itu tercapai," ujarnya.

Perencanaan ini juga untuk menjaga APBD, sebab penerimaan pegawai harus diimbangi dengan kemampuan membayar daerah.

"Dengan proyeksi lima tahun akan diketahui apakah daerah kelebihan pegawai dilihat dari belaja aparaturnya atau tidak. Kalau belanja aparaturnya sudah besar, otomatis tidak perlu lagi penambahan pegawai tetapi diarahkan pada penataan pegawai saja," tandas mantan pejabat di Sumedang ini.

Kamis, 01 Mei 2014

April Usai, Baru Empat Daerah di Riau Ajukan Formasi CPNS 2014

Hingga saat ini, baru empat kabupaten/kota di Riau yang mengajukan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Keempat kabupaten/kota tersebut antara lain Bengkalis, Dumai, Indragiri Hulu dan Siak. Sementara kabupaten/kota lainnya belum menginformasikan bagaimana usulan mereka ke BKD Provinsi Riau.

Kabid Administrasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Hapriadi Malik kepada GoRiau.com, Jumat (2/5/2014), menjelaskan, batas akhir yang diberikan KemenPAN-RB hingga akhir April 2014 lalu.

"Mei ini kita sudah tahu kabupaten/kota mana saja yang mengumumkan. Mengenai yang belum mengajukan, kita belum tahu bagaimana mekanisme selanjutnya," kata Hapriadi.

Dijelaskannya, apakah kabupaten/kota lainnya langsung mengajukan ke KemenPAN-RB atau ada kebijakan lainnya yang sudah dikoordinasikan dengan pusat. "Kalau batas waktunya pada akhir April 2014 lalu," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kota Dumai mengajukan formasi CPNS sebanyak 1001 orang, terdiri rincian guru 100, tenaga kesehatan 276 serta tenaga teknik 625.

Kemudian Indragiri Hulu, total formasi diajukan 807 orang. Sementara untuk Bengkalis dan Siak, Hapriadi belum bisa menyampaikan informasinya, tetapi dipastikan sudah masuk ke BKD Riau.

Selasa, 15 April 2014

Pemda Bisa Tentukan Formasi Khusus Putra Daerah

Pemerintah daerah (Pemda) diberikan kewenangan menentukan formasi penerimaan CPNS yang akan dibuka untuk umum. Begitu juga formasia yang khusus putra daerah. Meski begitu, Pemda diminta jangan sampai ada formasi kosong karena tidak adanya pelamar.

"Tahun lalu banyak daerah yang protes karena hasil tes terbanyak yang lulus bukan putra daerah asli. Tahun ini, sistimnya kita ubah dengan memberikan kesempatan Pemda mempetakan mana formasi yang khusus untuk putra daerah," kata Deputi SDM KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja kepada media ini, Senin (14/4).

Walaupun Pemda diberikan keleluasaan untuk menentukan formasi khusus putra daerah, Setiawan mewanti-wanti agar tidak semuanya dimonopoli, terutama untuk jabatan strategis. Misalnya formasi dokter umum ataupun spesialis. Bagi daerah yang kurang SDM-nya, wajib membuka formasi tersebut untuk umum.

"Jangan sampai Pemda karena ingin putra daerah semuanya tercover, lantas formasinya semuanya ditutup untuk umum," tegasnya.

Untuk mencegah monopoli itu, menurut Setiawan, pihaknya yang akan mengkaji usulan Pemda tersebut. Contohnya, bila di daerah A kelebihan tenaga administrasi kemudian Pemda mengajukan seluruh formasi tenaga administrasi, KemenPAN-RB tidak akan menggolkannya. Sebab, jika semua aparatur diisi dengan tenaga administrasi, kualitas pegawai di daerah tidak dapat meningkat.

"Formasi yang dikasih hanya sesuai kebutuhan saja. Kalau sudah kelebihan, tidak akan kami kasih karena nanti membebani anggaran negara maupun daerah," pungkasnya.

Senin, 03 Maret 2014

Pengumuman CPNS 2013 - BKD Usulkan 500 Formasi CPNS 2014

Tahun ini, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, dipastikan akan dilakukan besar-besarran.

Usulan formasi yang disampaikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim ke KemenPAN-RB, jumlah formasi yang diusulkan lebih dari 500 formasi.

“Kami mengusulkan di atas 500 formasi terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis tetapi memang lebih banyak guru dan tenaga kesehatan. Di Kotim ini yang sangat mendesak selain guru, yakni tenaga kesehatan,” ungkap Kepala BKD Kotim Yanero, Senin (24/2).

Ditambahkan Yanero selain guru dan tenaga kesehatan, Kotim juga membutuhkan tenaga teknis terutama staf-staf kecamatan untuk tenaga penyusunan program serta mengelola pertanggungjawaban keuangan yakni lulusan akutansi, tetapi tidak dari lulusan sarjana (S1) akutansi melainkan dari sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Tahun lalu kami lihat di Kabupaten Katingan ada formasi SMK Akutansi, oleh karena itu saat ini kita coba. Mudah-mudahhan saja dikabulkan karena sangat perlu sekali,” ucapnya.

Dengan diusulkannya formasi CPNS ini, Yanero berharap agar dapat dikabulkan oleh KemenPAN-RB mengingat kebutuhan CPNS di Kotim ini sangat besar sekali.

Apalagi pada tahun 2013, Kotim hanya mendapatkan 50 formasi yang terdiri atas 32 formasi guru kelas Sekolah Dasar (SD) dan 18 formasi guru produktif untuk Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN).

Sedangkan jumlah PNS di Kotim sebanyak 6 ribu orang yang artinya Kotim masih kekurangan ribuan orang pegawai terutama tenaga kesehatan dan guru. Kekurangan PNS ini tidak hanya terjadi di wilayah perdesaan saja tetapi juga merata di wilayah perkotaan.

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Kamis, 27 Februari 2014

Tak Perlu Bawa Berkas, Formasi CPNS 2014 Diajukan Online

JAKARTA -- Instansi pusat maupun daerah yang membutuhkan tambahan pegawai baru, diminta segera memasukkan usulannya ke pusat. Ini agar pemerintah sudah bisa menetapkan formasinya.

"Silakan mengajukan usulan secepatnya agar penetapan formasinya lebih cepat lagi," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Azwar Abubakar di Jakarta, Kamis (27/2).

Dijelaskannya, untuk 2014 akan dibuka formasi baru dengan kuota 100 ribu orang. Bagi daerah yang sudah siap, pengajuannya bisa lewat online dan tidak perlu datang ke Jakarta. "Sekarang kita pake IT semua. Ini lebih menghemat waktu dan biaya juga. Nanti tiap-tiap instansi akan diinformasikan berkas apa yang kurang," terang politisi PAN ini.

Tak hanya usulan saja yang menggunakan online, penetapan formasi pun akan diekspos secara online. Dengan demikian masyarakat bisa tahu daerah mana yang mendapatkan formasi. Mereka juga bisa melamar di mana saja sesuai kompetensi dan formasi yang ada. (esy/jpnn)
View the original article here

Arsip Blog