-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label Pengumuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengumuman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Mei 2014

Cek di Sini! Daftar Kelulusan CPNS Honorer K2 di 5 Instansi Pusat

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah mengumumkan hasil seleksi tenaga honorer kategori 2 (K2) di lima kementerian dan  lembaga (K/L). Hasilnya sudah bisa Anda cek di cpns.liputan6.com.

Adapun kelima instansi yang hasil tesnya baru diumum adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kepolisian Negara RI (POLRI), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Mahkamah Agung (MA).

Tercatat, 10.177 orang tenaga honorer K2 dinyatakan lulus menjadi CPNS di lima instansi tersebut. Sejak dirilis pertama kali pada 10 Februari 2013, hingga kini sebanyak 505 instansi pemerintah pusat dan daerah telah mengumumkan hasil tes.

Instansi tersebut terdiri dari 34 Kementerian/Lembaga dan 471 instansi pemerintah di tingkat provinsi serta pemerintah Kabupaten/Kota. Adapun jumlah honorer K2 yang dinyatakan lulus jadi CPNS oleh Panselnas sebanyak 170.865 orang.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman  menjelaskan, Panselnas baru bisa mengumumkan hasil tes di lima instansi tersebut setelah pejabat pembina kepegawaian (PPK) masing-masing K/L melakukan verifikasi kebenaran tenaga honorer K2 di instansi masing-masing. Hal itu perlu dilakukan guna menghindari terjadinya kesalahan, terutama peserta tes yang lulus ternyata datanya bodong.

Seperti halnya pejabat pembina kepegawaian (PPK) pemerintah daerah, PPK K/L juga harus menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) saat menyerahkan berkas tenaga honorer K2 yang dinyatakan lulus.

Untuk membantu verifikasi, Panselnas menyiapkan formulir 10 kolom mengenai nama, nomor ujian, umur, Terhitung Mulai Tanggal (TMT), ijasah waktu diangkat sebagai tenaga honorer, ijasah sekarang, posisi pekerjaan, di mana dia bekerja, dan lain-lain. Kolom-kolom itu harus diisi dengan akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, dalam pengumuman kali ini data CPNS dari honorer K2 ditampilkan secara lebih rinci. Selain nama dan nomor peserta, data lainnya juga ditampilkan dalam pengumuman, seperti tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan awal dan akhir berikut tahun lulusnya, tanggal mulai terhitung (TMT) dan surat ketetapan (SK) pengangkatan, nama pekerjaan, dan unit kerja.

Kamis, 13 Maret 2014

Ada Untungnya Pengumuman Honorer K2 Beberapa Instansi Ditunda

JAKARTA - Mengambil sisi positif dari sebuah kejadian yang mengecewakan. Barangkali kalimat itu tepat untuk menyikapi belum diumumkannya kelulusan honorer kategori dua (K2) di delapan kementerian/lembaga, dan beberapa pemda, termasuk Mandailing Natal (Madina) Sumut.Setidaknya ada dua keuntungan dari tertundanya pengumuman honorer K2 itu. Pertama, berdasarkan kelulusan honorer K2 yang sudah diumumkan, di banyak daerah muncul reaksi protes lantaran ditemukan honorer K2 bodong ikut lulus.Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman mengatakan, agar hal semacam itu tidak terulang lagi, maka untuk proses validasi data honorer K2 yang belum diumumkan, akan dilakukan secara cermat."Validasi akan dilakukan secara maksimal agar tidak terjadi situasi yang tidak kondusif di daerah, apalagi ini menjelang pemilu. Kita meminimalisasi kemungkinan honorer K2 bodong ikut lulus," ujar Herman kepada koran ini di Jakarta, kemarin.Dikatakan, tidak hanya Madina, ada juga delapan instansi pusat dan tiga provinsi yang kelulusan honorer K2-nya belum diumumkan, yakni Papua, Papua Barat, dan Maluku.Untuk ketiga provinsi itu sudah dinyatakan akan diumumkan usai pemilu. Sedang untuk Madina, Herman menjelaskan, belum dipastikan apakah pengumumannya sebelum pemilu 9 April ataukah sesudahnya. "Kita lihat perkembangannya, yang penting waktunya (untuk mengumumkan, red) harus tepat agar tidak mengganggu situasi jelang pemilu," urainya.Terpisah, Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Setiawan Wangsaatmadja di kantornya, kemarin menjelaskan, masih ada 80 ribu honorer K2 yang belum diumumkan."Masih 80 ribuan honorer K2 masih divalidasi datanya. Karena data yang dicek and ricek sangat banyak makanya lama pengumumannya," ujarnya.Dikatakan, proses validasi akan dilakukan secermat mungkin agar tidak ada lagi honorer K2 bodong ikut lulus."Kalau sudah valid datanya baru pemerintah umumkan. Yang kemarin langsung umumkan ternyata palsunya lebih banyak. Makanya Pak Menteri bilang diberesin dulu datanya baru diumumin," pungkasnya. (sam/jpnn) 

View the original article here

Kamis, 06 Maret 2014

Takut Ribut, Pengumuman Honorer K2 Tiga Provinsi Tunggu Klarifikasi


JAKARTA--Pengumuman honorer kategori dua (K2) tiga provinsi paling timur yaitu Maluku, Papua, dan Papua Barat, masih tertunda.


Pasalnya, pemerintah masih melakukan klarifikasi dengan kepala daerah masing-masing.


"Masih belum selesai proses klarifikasinya. Karena datanya kan banyak sekali mencakup provinsi, kabupaten/kota di tiga wilayah tersebut," kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) Setiawan Wangsaatmaja kepada JPNN, Kamis (6/3).


Perlunya klarifikasi ini, menurut Setiawan, karena kepala daerah yang lebih tahu kondisi di daerah tersebut. Terlebih dalam penetapan kelulusan, bukan hanya nilai yang dlihat tapi juga kebijakan afirmasi.


"Untuk penanganan tiga daerah ini perlu kehati-hatian agar tidak menimbulkan konflik," ujarnya.Ditanya kapan pengumuman dilaksanakan, mantan pejabat di Jawa Barat ini menungkapkan, akan dilakukan dalam waktu dekat ini.


"Tunggu saja, secepatnya diumumkan, apalagi datanya sudah siap semua," tandasnnya. (esy/jpnn) 


Info CPNS Terlengkap | Bisnis Dari Rumah | Kerja Sambil Bisnis


View the original article here

Selasa, 04 Maret 2014

Pengumuman CPNS 2013 - BKD Sragen Cuci Tangan Soal Hasil Seleksi CPNS K2



Ratusan tenaga honorer kategori 2 (K2) berusia kritis yang gagal lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Sragen tetap menuntut BKD dan Pemkab setempat untuk bertanggung jawab terhadap database K2 dan meminta agar semua honorer K2 yang asli 2005 diloloskan.


 


Suwarso, perwakilan dari honorer K2 Sragen, menguraikan aksi mogok akan terus dilakukan hingga ada solusi untuk pengangkatan bagi honorer yang tidak lolos. Bahkan, Suwarso mengaku sudah mengantongi bukti-bukti dan siap untuk menempuh jalur hukum atas kejanggalan seleksi ini.


 


“Bukti sudah ada. Kalau memang tidak ada tindak lanjut kami diangkat, akan kami laporkan ke kejaksaan. Kami juga akan bergabung menggelar aksi ke Pemda dan nanti ke Jakarta,” terangnya.


 


Sementara, Ketua Forum Tenaga Honorer Pemkab Sragen, Uut Haryanto mengatakan soal kenapa kejanggalan data tidak dikomplain pada saat uji publik, karena menurutnya saat itu para honorer berusia kritis masih menyimpan harapan akan diprioritaskan. Akan tetapi ketika hasilnya ternyata malah kelulusan didominasi honorer baru, honorer mulai merasakan ketidakadilan dan kebijakan pemerintah dinilai tidak konsisten.


 


Dalam aksi kemarin, sekitar 300 honorer yang gagal lolos dari seluruh kecamatan sempat menduduki halaman kantor BKD Sragen dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Setelah dua jam menunggu mereka akhirnya diterima beraudiensi dengan Kepala BKD Suwandi.


 


Dalam audiensi itu, Suwandi mengatakan jika dirinya baru menjabat sebagai Kepala BKD per 6 Januari 2014, sehingga tidak mengetahui betul soal database dan proses verifikasi data K2. Namun, hasil klarifikasi ke pejabat BKD yang melakukan verifikasi, semua sudah berjalan sesuai prosedur.


 


Ia juga membantah ada permainan antara daerah, BKD, dengan pusat. Sebab seluruh proses seleksi hingga penentuan pengumuman semua ditangani Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan Kemenpan-RB. Soal tudingan ada permainan uang, juga tegas dibantahnya.


 


Mengenai tuntutan pembatalan atau dilakukan pengangkatan terhadap honorer K2 yang asli database 2005, menurutnya, Pemkab tak bisa berbuat apa-apa. Akan tetapi, hal itu akan dikonsultasikan ke pemerintah pusat meskipun nantinya semua akan tergantung dari pemerintah pusat juga.




Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Senin, 03 Maret 2014

Pengumuman CPNS 2013 - Tukang Ojek Minta Namanya Dicoret dari Daftar Kelulusan CPNS

Proses seleksi tenaga honorer kategori dua (K-2) mengikuti tes CPNS tahun 2013 di Sulawesi Utara (Sulut) sarat dengan dugaan penyimpangan. Di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), seorang tukang ojek tercatat sebagai honorer K-2 yang lulus tes CPNS saat diumumkan 14 Februari lalu. Padahal yang bersangkutan tidak pernah mengabdi sebagai honorer.

Sikap jujur diperlihatkan si tukang ojek tersebut. Senin (24/2/2014) malam dia menemui Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Kabupaten Mitra, Robert Rogahang. Kepada Rogahang, tukang ojek itu meminta namanya dicoret dari daftar honorer K-2 yang lulus tes CPNS karena dia benar-benar tidak pernah bekerja sebagai tenaga honor di lingkup Pemkab Mitra.

“Semalam ada seseorang yang namanya masuk dalam daftar honorer K-2 lulus tes CPNS, datang mengaku dan berterus terang bahwa tidak pernah jadi honorer di Mitra,” ungkap Rogahang di Ratahan, Selasa (25/2/2014).

Atas permintaan tukang ojek itu, Rogahang belum mau menyebutkan namanya.

“Yang bersangkutan merasa bersalah karena ada banyak honorer yang benar-benar bekerja tidak lulus, sehingga dirinya pun minta namanya segera dianulir,” katanya.

Robert Rogahang mengatakan, pihaknya membuka kotak aduan serta call center bagi masyarakat yang hendak melaporkan adanya penyimpangan dalam proses seleksi honorer K-2.

“Call center hingga saat ini belum ada SMS aduan yang masuk,” ujarnya saat ditemui kemarin siang.

Sumber Tribun Manado menyebutkan, ada beberapa nama yang masuk daftar lulus CPNS di Mitra tidak pernah bekerja sebagai tenaga honorer.

“Mereka lulus berkas karena dekat dengan beberapa pejabat dan penguasa waktu itu,” kata sumber yang minta namanya tak ditulis.

Terkait informasi tersebut, Rogahang mempersilakan masyarakat memasukkan laporan disertai bukti.

“Semua orang bisa saja mengatakan bahwa si ini tidak benar, si itu yang benar. Namun yang kami tindaklanjuti adalah aduan yang sumbernya jelas dan didukung bukti yang jelas pula agar tidak menjadi fitnah,” tegas Rogahang.

Bupati Sumendap Heran
Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap merasa heran dengan besarnya jumlah tenaga honorer daerah K-2 di daerah yang kini dipimpinnya itu. Jumlah tenaga honorer K-2 di kabupaten induk, Minahasa Selatan hanya 650, terpaut jauh dengan Kabupaten Mitra yang mencapai 791 orang.

Sumendap menilai jumlah tersebut tak masuk akal karena Kabupaten Mitra baru berdiri tahun 2007. Sebelum itu, wilayah Mitra yang masih masuk wilayah Minahasa Selatan hanya terdiri dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Belang, Ratahan dan Tombatu.

“Jika setiap kecamatan punya lima tenaga honorer, ditambah sebagian tenaga honorer dari SKPD di Pemkab Minsel, seharusnya tidak lebih dari 200 orang,” kata Sumendap saat berdialog dengan wartawan di Ratahan, Senin (24/2/2014).

Terkait masalah itu, Sumendap sudah membentuk tim investigasi yang akan menelusuri dan menferivikasi aduan masyarakat.

“Tim yang diketuai oleh Pak Wakil Bupati itu akan menindaklanjuti setiap aduan dan perlu ditegaskan bahwa kami tak pandang bulu, siapa pun dia, jika faktanya tak pernah jadi honorer di Mitra pasti akan dianulir,” tegas Sumendap.



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Pengumuman CPNS 2013 - BKD Usulkan 500 Formasi CPNS 2014

Tahun ini, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, dipastikan akan dilakukan besar-besarran.

Usulan formasi yang disampaikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim ke KemenPAN-RB, jumlah formasi yang diusulkan lebih dari 500 formasi.

“Kami mengusulkan di atas 500 formasi terdiri dari tenaga pendidikan, kesehatan dan teknis tetapi memang lebih banyak guru dan tenaga kesehatan. Di Kotim ini yang sangat mendesak selain guru, yakni tenaga kesehatan,” ungkap Kepala BKD Kotim Yanero, Senin (24/2).

Ditambahkan Yanero selain guru dan tenaga kesehatan, Kotim juga membutuhkan tenaga teknis terutama staf-staf kecamatan untuk tenaga penyusunan program serta mengelola pertanggungjawaban keuangan yakni lulusan akutansi, tetapi tidak dari lulusan sarjana (S1) akutansi melainkan dari sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Tahun lalu kami lihat di Kabupaten Katingan ada formasi SMK Akutansi, oleh karena itu saat ini kita coba. Mudah-mudahhan saja dikabulkan karena sangat perlu sekali,” ucapnya.

Dengan diusulkannya formasi CPNS ini, Yanero berharap agar dapat dikabulkan oleh KemenPAN-RB mengingat kebutuhan CPNS di Kotim ini sangat besar sekali.

Apalagi pada tahun 2013, Kotim hanya mendapatkan 50 formasi yang terdiri atas 32 formasi guru kelas Sekolah Dasar (SD) dan 18 formasi guru produktif untuk Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN).

Sedangkan jumlah PNS di Kotim sebanyak 6 ribu orang yang artinya Kotim masih kekurangan ribuan orang pegawai terutama tenaga kesehatan dan guru. Kekurangan PNS ini tidak hanya terjadi di wilayah perdesaan saja tetapi juga merata di wilayah perkotaan.

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Sabtu, 01 Maret 2014

Pengumuman CPNS 2013 - Pemerintah butuh sarjana berkeahlian khusus jadi CPNS 2014

Pemerintah akan mengutamakan sarjana dengan keahlian khusus dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Ini mengacu pada Undang Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dalam UU ASN yang baru kita dasarnya profesional, kita akan rekrut untuk fungsional tertentu,” ucap Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja, di Jakarta, Kamis (27/2).

Menurut Setiawan, pemerintah memang kekurangan orang untuk mengisi jabatan fungsional. Tahun ini, setidaknya akan ada 27 lowongan jabatan fungsional di Kementerian dan Lembaga.

“Seperti saat ini kami hanya ada seribu surveyor pemetaan, yang dibutuhkan sekitar 22 ribu orang. Kita butuh 1.500 Perancang undang-undang, sekarang masih 250 orang. Pengawas lingkungan hidup sekarang baru 800 orang, butuhnya 9.900 orang,” tambahnya.

Setiawan mengakui, tahun lalu, pemerintah kurang merekrut sarjana dengan keahlian khusus. Saat itu, lowongan jabatan fungsional sepi peminat atau tidak ada yang memenuhi kualifikasi.

“Tahun lalu, jabatan tidak terisi itu ada dokter umum, spesialis, dosen. Kemudian auditor, teknisi navigasi penerbangan, pamong budaya, rancangan perundang undangan, apoteker. Ini kurang melamar dan juga tidak tidak lulus karena tidak qualified,” katanya.



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Pengumuman CPNS 2013 - Pemprov Buka Pendaftaran CPNS 2014

Pemprov Sulsel memastikan masih akan melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur umum Maret tahun 2014.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Mustari Soba, mengatakan, pihaknya akan segera mengajukan permohonan kuota CPNS jalur umum ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk rekrutmen Maret tahun ini.

Perekrutan CPNS 2014 ini, sambung Mustari, akan memprioritaskan tenaga teknis, khususnya tenaga medis. Meski demikian, Mustari belum merinci berapa kebutuhan CPNS Pemprov saat ini dengan alasan pihaknya baru akan menghitung jumlah pegawai pemprov yang akan pensiun.

“Yang pasti kita akan melakukan penerimaan CPNS umum Maret nanti. Kita belum tahu berapa kuota untuk Sulsel. Yang jelas sesuai informasi dari Kemenpan-RB, kuota CPNS jalur umum tahun 2014 secara nasional mencapai 75 ribu, kuota inilah yang akan dibagikan ke daerah,” papar Mustari di ruang kerjanya, kemarin.

Mustari berharap kuota CPNS jalur umum tahun 2014 bisa lebih banyak dari kuota yang diberikan tahun 2013. Sekadar diketahui, jumlah kuota CPNS Pemprov tahun 2013 sebanyak 113 orang. Namun yang terisi hanya 102 orang.

Mustari menambahkan, kemungkinan besar penerimaan CPNS jalur umum akan disetop dalam jangka beberapa tahun setelah perekrutan CPNS jalur umum tahun ini. “Tahun ini sepertinya yang terakhir perekrutan CPNS jalur umum, setelah itu akan disetop beberapa tahun kemudian,” ucapnya.

Hal ini dilakukan mengingat adanya kebijakan pemerintah yang memperpanjang masa pensiun pegawai dari 56 tahun ke 58 tahun. Dengan demikian, sambungnya, jika penerimaan CPNS tidak disetop maka dikhawatirkan akan ada penumpukan pegawai. (kas/sil)

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Pengumuman CPNS 2013 - Siswi SMA di Ponorogo Terdaftar Jadi Honorer K2 dan Lolos Tes CPNS

Pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil bagi 207 pegawai honorer K2 di Ponorogo, Jawa Timur, semakin menimbulkan permasalahan.

Setelah didera isu suap jutaan rupiah, kini muncul masalah baru dengan lolosnya seorang K2 yang saat mendaftar tes masih berstatus siswi SMAN 1 Ponorogo.

“Ini sungguh aneh. Seingat saya, dia (OP) baru lulus kuliah. Pada tahun 2005, yakni batas akhir angkatan honorer K2 yang boleh ikut tes CPNS, dia masih pelajar SMA Negeri 1 Ponorogo,” kata seorang PNS kepada Surya Online, Rabu (26/2/2014).

Lebih jauh, sumber itu menjelaskan peserta nomer urut 18x, atas nama OP dengan nomor peserta 6524-41-004-xx-x, sebenranya belum lama menjadi tenaga honorer.

Namun, anehnya, ia sudah tercatat sebagai tenaga honorer di UPTD Sukorejo sejak 2005 lalu. “Apa karena ayahnya kepala UPTD, jadi bisa seperti itu,” tanyanya.

Berdasar buku induk SMAN 1 Ponorogo, OP dinyatakan lulus pada 30 Juni 2005. Sedangkan pendaftaran terakhir tenaga honorer K2, pada 3 Januari 2005.

“Kami tidak tahu urusannya di luar sekolah. Yang jelas, yang bersangkutan tahun itu memang tercatat sebagai siswi sekolah ini,” ungkap pegawai tata usaha sekolah itu.

Berarti, saat pendaftaran terakhir tenaga honorer K2, OP masih berstatus siswi SMAN 1 Ponorogo.

Bahkan, saat itu wanita kelahiran 1 Oktober 1986 itu masih bersiap mengikuti Ujian Nasional (Unas) yang diselenggarakan 5 April 2005.

Dengan begitu, OP sudah tercatat sebagai honorer K2 ketika dirinya masih menyandang status pelajar.



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Pengumuman CPNS 2013 - Seleksi CPNS 2014, Prioritas Guru dan Tenaga Kesehatan

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Abdul Rifai, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menggodok jumlah formasi pegawai, untuk kebutuhan seleksi CPNS 2014. Jika proses sudah selesai, maka usulan formasi akan diserahkan ke Kemenpan-RB di Jakarta.

Formasi yang dinilai sangat mendesak untuk dipenuhi, masih didominasi oleh tenaga pendidik dan kesehatan.

“Kita utamakan guru dan tenaga kesehatan. Sejauh ini memang kita nilai ini yang masih kurang dan perlu ditambah. Ada juga formasi lain beberapa yang kita butuhkan, ini semua yang akan kita masukkan dalam formasi penerimaan 2014,” terang Rifai, kemarin.

Untuk tenaga pendidik dan kesehatan juga masih kurang, khususnya untuk kawasan terpencil. Berdasarkan data, laporan dan evaluasi, dua formasi ini membutuhkan banyak penambahan.

Dikatakan, untuk tenaga kesehatan seperti dokter sangat mendesak untuk memenuhi layanan kesehatan tiap kecamatan dan kawasan terpencil lainnya, yang sulit dijangkau layanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai yang berada di Tanjung Redeb.

Ia berharap tenaga dokter bisa menjadi salah satu formasi yang dapat terpenuhi di samping kebutuhan tenaga lain dalam perekrutan CPNS tahun ini.

Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | RFID | Amazon Affiliate

View the original article here

Arsip Blog