-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label purwakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label purwakarta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juni 2014

Dari 376 Honorer K2 Purwakarta yang Lulus, 20 Dicoret

Berkas 356 CPNS dari honorer K2 yang lolos verifikasi akan dikirim ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) pekan ini.

Dari 376 peserta lulus tes CPNS, 20 diantaranya dinyatakan tidak memberkas. Sehingga, BKD Purwakarta hanya mengirim 356 data CPNS K2 untuk diverifikasi pihak kementerian dan BKN.

“356 dinyatakan memenuhi syarat pemberkasan. Tapi belum bisa diputuskan. Karena kewenangan pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) beserta nomor induk pegawai (NIP) adalah Kemenpan dan BKN,” jelas Kabid Pengadaan dan Pembinaan BKD Purwakarta Agus Jamaludin.

Berkaitan dengan pemberian waktu tambahan dalam masa verifikasi, BKN memberikan batas tenggang hingga akhir Juni 2014. Dengan itu, BKD di minggu ini akan segera memberikan berkas CPNS ke BKN dengan sistem cicil.

“Siapa yang masuk lebih awal, dapat NIP-nya juga duluan,” sebut Agus kepada Pasundan Ekspres (Grup JPNN), Selasa (17/6) kemarin.

Diakuinya, hampir seluruh BKD di setiap daerah meminta waktu perpanjangan penyerahan pemberkasan NIP. Ini karena proses verifikasi data di daerah memerlukan waktu dan harus hati-hati.

“Verifikasi itu kan susah. Haru satu persatu. Prinsip dan proses lebih kepada administrative,” kata Agus.

Kamis, 08 Mei 2014

Honorer K-2 Disdikpora Purwakarta Terancam Dibatalkan jadi CPNS

Tim Verifikasi Calon Pegawai Negeri Sipil Kategori 2 (CPNS K-2) belum menerima data verifikasi peserta CPNS dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Purwakarta.

Akibatnya data pemberkasan peserta  yang memenuhi persyaratan atau tidaknya, belum bisa diketahui. Padahal Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Purwakarta, yang juga bertugas sebagai tim verifikasi menegaskan, jika batas pemberian data verifikasi segera masuk sebelum akhir Mei 2014.

Pasalnya, per 1 Juni 2014 pihak Kementerian akan segera mengangkat 376 peserta yang lulus tes maupun lolos pemberkasan verifikasi CPNS K-2 di Kabupaten Purwakarta. Begitu juga, jika hingga batas deadline verifikasi data peserta dari Disdikpora belum diterima, akan didiskualifikasi alias gagal secara otomatis.

“Belum masuk. Kita juga tidak bisa memberikan keterangan seberapa banyak peserta CPNS K2 yang berkasnya memenuhi syarat,” kata Kabid Pengadaan dan Pembinaan (PP) BKD Purwakarta, Agus Jamaludin.

Dijelaskan, batas akhir pengiriman hingga minggu ke-3 di bulan Mei 2014. Ini dimaksudkan agar menyempatkan waktu bagi tim verifikasi untuk memeriksa keabsahan administrasi. Adapun tanggal melaksanakan tugas (TMT) yang akan segera diturunkan Kementerian bagi peserta lulus sekaligus lolos verifikasi CPNS K-2.

“Disdikpora akan mengirimkan berkas administratif peserta CPNS K-2 sebanyak 280 orang. Kita belum tahu dari 280 peserta, memberkas atau tidaknya,” papar Agus kepada Pasundan Ekspres (grup JPNN), Kamis (8/5).

Kemudian, kata Agus, peserta yang lulus tes CPNS K-2 di luar lingkungan Disdikpora, terhitung sebanyak 96 peserta. Namun, dari jumlah tersebut, 22 peserta diindikasi administratifnya tidak memberkas.

“Hanya 74 peserta non guru yang masuk. Sisanya kalau tidak salah, karena tidak mengajukan administrasi atas dasar sendiri alias mundur sebelum diverifikasi,” tuturnya.

Minggu, 20 April 2014

BKD Masih Tunggu Berkas Verifikasi Honorer K2

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Purwakarta mengaku belum menerima berkas verifikasi peserta lulus tes CPNS dari honorer kategori dua (K2) dari lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

Diketahui, peserta lulus tes CPNS dari honorer K2 dari Disdikpora sebanyak 280 peserta yang berkas administratifnya akan diverifikasi.

Berdasarkan aturan, jika hingga batas deadline verifikasi yakni akhir Mei 2014, peserta tidak mengirimkan berkas verifikasi, maka dia akan didiskualifikasi.

"Nanti katanya Senin. Disdikpora mengirimkan berkas administratif peserta CPNS K-2 sebanyak 280 orang. Kita tunggu," jelas Kabid Pengadaan dan Pembinaan (PP) BKD Purwakarta, Agus Jamaludin.

Sebelumnya, Kadisdikpora Purwakarta Andrie Chaerul mengatakan, kalau berkas verifikasi CPNS K2 akan dikirim Kamis (17/4) lalu. Namun, pihak BKD sejauh ini belum menerima.

Senin, 14 April 2014

Inspektorat Rahasiakan Hasil Verifikasi Honorer K2

Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Purwakarta enggan buka-bukaan soal data honorer kategori dua (K2) yang dinyatakan lulus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tapi bermasalah. Rencananya data tersebut langsung diserahkan kepada Bupati Purwakarta.

Kepala Irda Kabupaten Purwakarta, Akun Kurniadi mengatakan, hasil verifikasi nantinya tidak menjadi konsumsi publik. Pasalnya, ia khawatir data tersebut dimanfaatkan sejumlah pihak untuk alasan tertentu. Ia pun lebih memilih untuk menyerahkan ke Bupati sebagai pejabat tertinggi di daerah yang membawahi semua pegawai.

"Hasil verifikasi Inspektorat akan dilaporkan ke Bupati," kata Akun kepada Pasundan Ekspres (Grup JPNN), Senin (14/4).

Kabar yang beredar, hampir dari separuh CPNS yang dinyatakan lolos, bermasalah. Kebanyakan ialah pegawai dari kalangan guru yang jumlahnya hampir 50 persen dari total 376 pegawai yang dinyatakan lolos.

Sebelumnya Akun Kurniadi didampingi tim verifikasi Anto di kantornya mengatakan beberapa waktu lalu, pihaknya masih melakukan penelusuran hingga tingkat pejabat pembuat keputusan. Artinya satu persatu dokumen diverifikasi Irda untuk memastikan kecocokan dokumen.

"Sedang melakukan pemeriksaan, hasilnya bukan kewenangan kita. Nanti akan diserahkan ke Bupati," imbuhnya.

Soal nanti apakah masuk dalam ranah pidana atau tidak, ia tidak dapat memastikan. Pasalnya pihak Irda hanya melakukan verifikasi, tanpa ada rekomendasi untuk diarahkan ke ranah hukum.

"Kita hanya memotret apa adanya, memenuhi syarat atau tidak, Inspektorat tidak punya kewenangan untuk mengeksekusi nanti hasil pemeriksaan kita laporkan ke Bupati," paparnya.

Saat ini tim Irda masih menelusuri dan sudah ada koordinasi verifikasi berkas pegawai di masing-masing instansi. Irda pun baru akan merilis temuanya pada awal April nanti.

"Tidak ada nanti, pada intinya kita sekarang sudah membentuk tim masih berjalan dan belum selesai. Pada 10 April ada hasilnya," imbuhnya. Dari 376 dokumen pegawai honorer K2,  280 di antaranya adalah dokumen guru.

Kamis, 20 Maret 2014

Honorer Palsu atau Tidak, Minta Dokter Diluluskan

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Didi Suardi mengatakan, pihaknya masih terus melakukan verifikasi data honorer kategori dua (K2) yang lulus CPNS.

Di instansinya ada 9 orang pegawai dinyatakan lulus. Kebanyakan merupakan dokter yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan. Meski kemungkinan dari 9 orang tersebut memakai dokumen palsu, pihaknya sudah meminta kepada Bupati agar diprioritaskan masuk.

"Memang kita belum tahu persis apakah mereka memakai dokumen palsu atau tidak, makanya kita lihat kalau tenaga khusus kaya dokter itu tenaga yang diperlukan," kata Didi.

Pihaknya juga meminta kepada Bupati agar pegawai tersebut diloloskan dengan alasan posisinya dibutuhkan untuk pelayanan di puskesmas.

"Kita tenaga yang dibutuhkan apapun kategorinya kita akan akomodasi dan sudah dilaporkan ke Bupati dan setuju dan akan mengajukan ke Men-PAN. Kebutuhan dokter sangat perlu untuk ditempatkan di puskesmas. Sedangkan puskesmas masih minim dokter," pungkasnya.

Referensi :
http://www.jpnn.com/read/2014/03/21/223366/Honorer-Palsu-atau-Tidak,-Minta-Dokter-Diluluskan-

April, Umumkan CPNS K2 Bermasalah

Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Purwakarta akan mengumumkan hasil pemeriksaan dokumen CPNS Kategori 2 (K2) pada awal April nanti. Hingga kini Irda masih menelusuri berkas CPNS yang dinyatakan lolos seleksi.

Kepala Irda Purwakarta, Akun Kurniadi didampingi tim verifikasi, Anto, di kantornya mengatakan masih melakukan penelusuran hingga tingkat pejabat pembuat keputusan. Artinya, satu persatu dokumen diverifikasi Irda untuk memastikan kecocokan dokumen.

"Sedang melakukan pemeriksaan, hasilnya bukan ke wenangan kita. Nanti akan diserahkan ke Bupati," imbuhnya, Kamis (20/3).

Soal nanti apakah masuk dalam ranah pidana atau tidak, ia mengaku tidak dapat memastikan. Pasalnya, Irda hanya melakukan verifikasi saja, tanpa ada rekomendasi untuk diarahkan ke ranah hukum.

"Kita hanya memotret apa adanya. Memenuhi syarat atau tidak, Inspektorat tidak punya kewenangan untuk mengeksekusi. Nanti hasil pemeriksaan kita laporkan ke Bupati," paparnya.

Saat ini tim Irda masih menelusuri dan sudah ada koordinator verifikasi berkas pegawai di masing-masing instansi. Irda pun baru akan merilis temuanya pada awal April nanti.

"Tidak ada nanti, pada intinya kita sekarang sudah membentuk tim masih berjalan dan belum selesai. Pada 10 April ada hasilnya," imbuhnya.

Seperti diketahui, dari 376 dokumen CPNS K-2, 280 berkas diantaranya adalah dokumen milik guru. Dari belasan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), beberapa dinas tercatat banyak meloloskan pegawainya. "Disdikpora, Dinas Kesehatan, Dishub, dan Pertanian," ujarnya.

Referensi :
http://www.jpnn.com/read/2014/03/21/223364/April,-Umumkan-CPNS-K2-Bermasalah-

Rabu, 19 Maret 2014

Pengecekan Data Honorer Palsu Sasar Pejabat

Ada dugaan sebanyak 96 dari 376 orang honorer K2 di Pemkab Purwakarta yang dinyatakan lolos seleksi CPNS tahun 2014,  menggunakan SK palsu atau bodong.

Kelengkapan administrasi kepegawaian mereka pun kini dalam pemeriksaan Inspektorat Daerah (Irda) Purwakarta. Penelusuran dilakukan hingga nama pejabat yang diduga memalsukan data.

Kepala Irda Purwakarta, Akun Kurniadi mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan verifikasi dokumen. Ia menemukan sekitar 90 berkas dokumen yang diduga palsu.

"Sampai sekarang masih berjalan," kata Akun kepada Pasundan Ekspres (Grup JPNN), Selasa (18/3).

Ada dugaan pejabat setingkat kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) hingga kepala dinas terlibat dalam pemalsuan tersebut.  

Pemeriksaan intensif dilakukan menyusul instruksi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi yang meminta agar seluruh berkas administrasi honorer K-2 yang lolos CPNS diperiksa dokumennya.

Referensi :
http://www.jpnn.com/read/2014/03/19/222915/Pengecekan-Data-Honorer-Palsu-Sasar-Pejabat-

Arsip Blog