-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label sistem cat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sistem cat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 November 2015

Test CPNS 2016, BKN Pilih Sistem Ini

Badan Kepegawaian Negara (BKN) merasa manjur test calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT).

Metode kompetensi berbasis komputerisasi itu diyakini mampu meminimalisir praktek sogok menyogok alias Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN).

"Tentu saja, kita masih menerapkan sistem CAT untuk seleksi CPNS. Itu masih efektif," Kata Kepala Bagian Hubungan Media dan Pengaduan Masyarakat Herman, Minggu (15/11).

Ia menjelaskan, CAT mampu mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian, menciptakan standarisasi nasional dan mewujudkan transparansi.

"Sudah gak ada lagi sogok menyogok, karena nilai skor bisa langsung update setelah ujian selesai,"‎ ucap Herman.

Untuk daerah pinggiran yang kesulitan akses internet, Herman mengatakan pemerintah melalui BKN siap memfasilitasi pelaksanaan tes menggunakan sistem CAT tersebut.

"Selain difasilitasi, tes kompetensi dengan sistem CAT tanpa dipungut biaya sepeserpun. Hal itu meminimasir KKN," tegasnya.

Herman memastikan bahwa perbaikan pelaksanaan seleksi sistem CAT terus ditambah dan perbaiki. Salah satunya, di Provinsi Lampung akan dibangun Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN pada Januari 2016. 

"‎Jadi sudah gak ada masalah lagi. Nanti khusus Lampung akan ada UPT yang bisa menjadi tempat tes CAT, sehingga tak harus tes kesini (regional VI  di Cililitan, Jakarta),"‎ jelas dia.*jawapos

Senin, 27 Oktober 2014

Skor TKD Tinggi Bukan Jaminan Lolos Tes CPNS

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2014 kembali mengingatkan kepada instansi di daerah untuk tidak menjanjikan kepada peserta tes yang meraih skor tinggi dalam tes kompetensi dasar (TKD) bakal otomatis lolos passing grade.  Pasalnya, ada tiga komponen TKD untuk lolos passing grade, yaitu tes karakter pribadi (TKP), tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU).

Menurut Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Setiawan Wangsaatmaja jika satu saja dari tiga jenis tes itu bernilai rendah maka peserta bisa saja gagal. "Walaupun poinnya lebih lebih tinggi dari standar passing grade nasional yakni 271, tapi kalau ada salah satu komponen materinya di bawah standar ya tidak bisa lolos," katanya saat dihubungi, Jumat (24/10).

Untuk lolos passing grade, lanjutnya, peserta harus mendapatkan nilai TKP minimal 126, TIU 75, dan TWK 70. Jika hasilnya di bawah itu, tidak bisa diloloskan meski nilai totalnya di atas 271.

"Kalau sudah lolos passing grade, belum tentu juga lulus CPNS karena dilihat lagi nilai rangkingnya. Kalau ada yang nilainya lebih tinggi dengan TKP, TIU, dan TWK di atas passing grade, ya dia yang lulus," terang Setiawan yang juga wakil ketua Panselnas.

Dia mencontohkan, bila ada 10 pelamar yang lolos passing grade namun yang dibutuhkan hanya lima orang, maka otomatis diambil hanya rangking satu sampai lima yang diluluskan. Hasil ini tidak bisa diutak-atik oleh daerah karena sudah ada di sistem panselnas.

"Daerah tinggal mengumumkan hasil olahan Panselnas. Datanya sudah lengkap sesuai perangkingan juga. Jadi jangan coba-coba meloloskan peserta yang nilainya tinggi tapi ada komponen nilai yang rendah hanya karena anak pejabat. Sebab pasti tidak akan diproses oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN)," bebernya.


Jumat, 03 Oktober 2014

Sistem CAT Matikan Calo CPNS, Tumbuhkan Penipu

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno mewanti-wanti para pelamar CPNS berhati-hati dengan aksi penipuan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. Tujuannya hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

Pelaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT telah mematikan para calo. Mereka kini tidak bisa main lagi karena sistem tesnya langsung dan terbaca oleh peserta.

Jika calo CPNS berguguran, lain halnya dengan para penipu. Mereka mulai tumbuh dan mencari para pelamar yang masih kurang percaya dengan sistem CAT. Ini menurut Eko, menjadi sasaran empuk para penipu.

Sekarang ini calo sudah tidak ada, yang ada tukang tipu. Tukang tipu berupaya memperdaya pelamar dengan berbagai cara. Misalnya, mengaku orang dekat Panselnas atau pejabat BKN yang tahu materi CAT.

Modus penipuan lainnya adalah dengan meminta sejumlah uang kepada pelamar untuk didaftarkan pada instansi yang disukai. Mereka biasanya membujuk masyarakat bisa daftar di instansi tanpa susah-sudah mengikuti prosedur. Sebagai imbalannya, pelamar harus menyetorkan uang.

Untuk meminimalisir aksi penipuan ini, Eko Sutrisno meminta masyarakat jangan tergoda dengan bujuk rayu oknum yang mengaku bisa memuluskan menjadi CPNS. Saat ini rekruitmen CPNS sudah jauh berbeda. Hanya orang yang cerdas dan punya kompetensi bisa lulus CPNS.

Tes CPNS Pakai Sistem CAT Hemat 504 Ton Kertas

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan bahwa penyelenggaraan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 dengan Computer Assisted Test (CAT) mampu menghemat penggunaan kertas hingga mencapai 504 ton.

Wakil Menteri PAN-RB Eko Prosojo mengatakan penghematan tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan secara nasional terhadap kementerian dan lembaga yang melakukan seleksi CPNS pada tahun ini. Pengadaan CPNS yang menggunakan LJK (lembar jawaban komputer) membutuhkan 504 ton, itu terdiri dari lembar soal dan LJK.

Dia menjelaskan, penggunaan sistem LJK secara manual seperti tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi mengalami banyak kendala seperti distribusi lembar jawaban dan soal yang lama.

Proses pengolahan LJK yang membutuhkan banyak biaya sehingga untuk memperoleh hasil seleksinya pun membutuhkan waktu yang relatif lama.

Sedangkan penggunaan sistem CAT ini membuat proses pengadaan CPNS lebih efisien, transparan dan cepat.

Bukan hanya penghematan dari kertas, tetapi juga dari anggaran perjalanan dinas, anggaran sewa ruangan, pengiriman lembaran atau logistiknya. Belum lagi kita harus cek file-nya satu per satu, itu melelahkan. Seperti di Papua banyak yang tidak bisa melingkarkan LJK dengan baik, itu harus dibantu pansel biar ada azas keadilan.

Seperti diketahui, mulai tahun ini, seluruh proses penerimaan CPNS di lingkungan kementerian, lembaga, kabupaten dan kota dilakukan dengan menggunakan sistem CAT.

Pada 2013 sebenarnya sistem tes CPNS ini sudah mulai digunakan pada 215 instansi pusat dan daerah sedangkan sisanya sebanyak 73 instansi yang masih menggunakan LJK.

Selasa, 30 September 2014

Tes CAT CPNS Bertahap Hingga Januari 2015

Jadwal tes kompetensi dasar (TKD) dengan sistem computer assisted test (CAT) bakal berlangsung hingga 2015. Pasalnya, masih banyak daerah yang bermasalah dengan pendaftaran CPNS-nya.

Saat ini BKN tengah menunggu rincian formasi instansi pemda untuk dientry ke dalam SSCN. Jika daerah belum mengentry datanya, BKN tidak bisa memasukkannya dalam SSCN.

Adanya masalah-masalah tersebut membuat jadwal pelaksanaan CAT-BKN yang tadinya hanya sampai 20 Desember 2014 molor sampai Januari 2015.

BKN harus tetap melayani permintaan pemda. Tadinya hanya melayani instansi pusat dan provinsi saja. Namun ternyata kabupaten/kota ingin menggunakan CAT BKN juga. Hal ini membuat prosesnya makin panjang, apalagi instansi daerah masih banyak belum mengentry rincian formasinya.

Rabu, 17 September 2014

Sistem CAT Jamin Seleksi CPNS Lebih Kompetitif

Seleksi calon pegawi negeri sipil (CPNS) dinilai lebih terseleksi dengan sistem CAT. Sistem ini memudahkan waktu seleksi CPNS.

Para peserta yang ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS) bisa mendaftar hanya dengan memasukkan NIK KTP elektronik diikuti data-data pribadi, seperti jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, alamat, riwayat pendidikan, serta riwayat pekerjaan. 

Selain dari website Kemenpan-RB, mencoba sistem CAT (Computer Assisted Test) yang dapat diakses di situs id.jobsDB.com/KAMPUS, peminat hanya perlu memasukkan NIK serta password yang telah dibuat. Selanjutnya akan muncul halaman dengan soal-soal pilihan ganda. 

Pada halaman ini juga ditampilkan jumlah soal keseluruhan, soal yang sudah dan yang belum dijawab, serta total waktu dan sisa waktu. Melalui simulasi online ini, para peminat bisa membiasakan diri dengan bentuk soal serta situasi menyelesaikan materi tes melalui komputer.

Managing Director jobsDB Indonesia Ariadi Anaya mengatakan, sistem CAT akan menjamin seleksi CPNS yang lebih kompetitif, obyektif, transparan, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sistem ini memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. 

“Semua soal ditampilkan di layar komputer dan harus dijawab secara online. Karena itu pelamar perlu menyesuaikan diri agar tidak terkejut dan membuang waktu pada saat tes yang sesungguhnya. Jadi lebih objektif dan kompetitif,” tegasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (17/09/2014).

Pihaknya mendapat mandat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), untuk membantu para pelamar mempersiapkan diri menghadapi Seleksi CPNS dengan sistem CAT.  

Ia mengklaim pihaknya memberikan para pencari kerja kesempatan-kesempatan kerja yang sesuai dengan impian mereka, serta di saat yang bersamaan memberikan kepuasaan kepada pemberi kerja untuk mendapatkan karyawan yang ideal. 

“Kemajuan teknologi dan perkembangannya saat ini memberikan kemudahan bagi penguna internet dalam mendapatkan informasi yang lebih cepat dan aktual. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai salah satu negara dengan jumlah penguna internet terbesar di dunia. Menurut penelitian Andi Boediman dari Ideosource, dari 200 juta penduduk Indonesia, pada tahun 2012 terdapat 30 juta pengguna internet di Indonesia yang setiap harinya berkecimpung pada dunia online internet,” jelasnya.

Minggu, 17 Agustus 2014

Jamin Server Pendaftaran CPNS Siap Diakses Jutaan Pelamar

Jika tidak ada perubahan jadwal lagi, pendaftaran tes CPNS 2014 mulai dibuka 20 Agustus 2014.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menjamin, pendaftaran yang dilaksanakan secara online itu siap menampung satu juta lebih pelamar.

Sebagai referensi jumlah pelamar tes CPNS 2013 lalu tercatat sebanyak 1,6 juta orang. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN-RB Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pelamar tes CPNS tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun lalu.

Pertimbangannya adalah pendaftaran yang dilaksanakan secara online, tentu semakin mempermudah akses masyarakat. Bandingkan dengan pendaftaran secara manual atau konvensional yang harus antri bahkan berdesak-desakan.

Pertimbangan lain peningkatan jumlah pelamar tes CPNS tahun ini adalah, kuota CPNS baru cukup banyak. Kemen PAN-RB menetapkan bahwa kuota CPNS baru untuk instansi pusat maupun nasional sebesar 65 ribu orang.

Setiawan mengatakan analisis lainnya adalah, penghapusan sejumlah perseyaratan administrasi pendaftaran. "Sekarang daftarnya sudah tidak perlu lagu SKCK (surat keterangan catatan kepolisian, red), kartu kuning (kartu pencari kerja, red), dan kartu kesehatan," jelasnya di Jakarta kemarin.

Dengan pertimbangan tadi, Setiawan mengatakan jumlah pendaftar tes CPNS tahun berpotensi meningkat. Kalau pendaftaran tahun lalu mencapai 1,6 juta pelamar, jumlah pendaftar tahun ini bisa menyentuh sekitar 2 juta orang.

Wajar dengan potensi banyaknya pendaftar itu, berakibat pada potensi gangguan teknis pendaftaran CPNS yang digelar secara online. Jika terjadi kepadatan akses ke server panitia saja, dapat membuat website pendaftaran tes CPNS sulit diakses.

Publik patut cemas terhadap kualtias layanan online tadi. Pasalnya selama ini tidak ditemukan kegiatan pendaftaran online yang diakses sekitar dua juta orang dalam waktu tertentu.

Untuk perbandingan, pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) 2014 hanya diakses sekitar 700 ribu orang saja. Itupun panitia SNM PTN meminta pelamar tidak mendaftar online di akhir-akhir masa pendaftaran. Tujuannya untuk mengantisipasi penumpukan traffic atau lalu lintas akses pendaftar.

"Segala antisipasi terkait pendaftaran CPNS yang dilaksanakan secara online sudah kita lakukan," ujarnya. Setiawan mengatakan, diantaranya adalah kerjasama dengan jajaran Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Setiawan menuturkan potensi gangguan harus bisa ditekan sekecil mungkin, sehingga program pendaftaran tes CPNS secara online ini tetap dijalankan.

Menurutnya pendaftaran CPNS yang dibuka secara online adalah gebrakan dalam rangka reformasi birokrasi. Dengan sistem ini, panitia mencoba mengurangi durasi pertemuan fisik pelamar dengan pihak-pihak yang terlibat dalam tes CPNS. Selain itu pendaftaran juga terpusat ke panitia seleksi nasional (panelnas). Tidak terpecah-pecah ke instansi daerah seperti selama ini.

Rencananya jadwal pengumuman lowongan CPNS dibuka pada 18-29 Agustus. Kemudian masa pendaftaran tes CPNS dibuka secara online mulai 20 Agustus hingga 3 September. Lalu tes CPNS yang dilaksanakan berbasis CAT (computer assisted test) dilaksanakan mulai 8 September.

Jumat, 25 Juli 2014

Aplikasi Tes CPNS Beredar di Android

Pemerintah akan menggelar seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang diselenggarakan tahun ini. Persiapan bisa Anda lakukan, mulai dari membaca buku kumpulan soal hingga mengunduh aplikasi tes CPNS di Android.

Bila Anda mengakses Google Play dan memasukkan kata kunci CPNS, maka akan muncul banyak aplikasi yang terkait dengan soal-soal ujian CPNS.  Salah satu aplikasi ini dibuat oleh developer AlienDroid bernama Simulasi CAT CPNS.

"Simulasi CAT CPNS adalah game mini yang berbentuk pertanyaan pilihan ganda, seluruh pertanyaan yang keluar merupakan soal-soal CPNS sebelumnya. Bagi anda yang ingin mengikuti tes CPNS mungkin game mini ini bisa membantu anda," tulis keterangan deskripsi aplikasi tersebut.

Aplikasi ini menawarkan soal-soal untuk bermacam bidang seperti Logika, UUD 1945, Tata Negara, Angka, Falsafah, Sejarah dan lain-lain. Anda akan menemukan hitungan mundur yang memacu Anda untuk cepat menjawab pertanyaan pilihan ganda.

Di akhir tes, Anda akan menemukan berapa skor yang Anda dapat dan predikat lulus atau tidaknya dalam tes simulasi tersebut. Aplikasi berukuran 1,4MB ini telah di-update pada 18 Juli 2014.

Tidak hanya aplikasi Simulasi CAT CPNS, developer JogjaEskom juga telah meluncurkan aplikasi serupa dengan nama Soal CPNS 2014 Lengkap & Kunci. Anda bisa mengunduh aplikasi tersebut dengan ukuran 4,4MB.

Minggu, 13 Juli 2014

Hadapi Seleksi CPNS, BKN Luncurkan Simulasi CAT-BKN Mandiri

Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan simulasi Computer Assisted Test (CAT-BKN) melalui website resminya www.bkn.go.id. Peluncuran simulasi ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin mencoba metode CAT.

"Tahun ini seleksi CPNS menggunakan metode CAT-BKN. Banyak masyarakat yang belum tahu dengan sistim ini, karena itu BKN meluncurkan simulasi CAT agar masyarakat bisa mencoba metode tersebut," kata Kasubag Publikasi BKN Tomy Donardi di Jakarta, Sabtu (12/7).

Dijelaskannya, banyak masyarakat yang mencoba CAT-BKN dengan datang ke Gedung BKN atau pameran-pameran yang diadakan BKN. Kini CAT-BKN dapat diunduh oleh semua orang.

"Masyarakat yang berminat dapat melakukan simulasi CAT-BKN secara mandiri seperti aslinya," ucapnya.

Dengan ujicoba ini, lanjut Tomy, calon pelamar CPNS tidak akan gugup atau canggung saat proses seleksi sebenarnya. “Kami luncurkan simulasi CAT-BKN agar masyarakat dapat melakukan simulasi mandiri dan gratis,” jelas Tomy.

Dia berharap masyarakat bisa mengetahui metode tes dengan CAT-BKN. “Simulasi CAT-BKN merupakan sosialisasi metode seleksi transparan, akuntabel, bersih dan objektif. "Simulasi CAT-BKN dapat diunduh melalui dropbok Simulasi CAT-BKN," tandasnya.

Jumat, 11 Juli 2014

Latihan CAT CPNS Bisa Online

Para peminat kursi CPNS 2014 yang tinggal di daerah-daerah yang tak terjangkau dengan kegiatan simulasi penggunaan Computer Assisted Test (CAT) untuk tes CPNS yang digelar KemenPAN-RB, tak perlu berkecil hati.

Dengan duduk manis di rumah, atau minimal di warnet, calon pelamar CPNS bisa latihan menggunakan CAT secara online, yakni dengan membuka situs resmi www.bkn.go.id.

Dalam tampilan simulasi CAT ini, soal-soal ujian yang disodorkan juga standar tes CPNS yang sesungguhnya. Terdapat 30 soal pilihan, dengan waktu yang dibatasi. Begitu selesai, skor atau nilai, bisa langsung diketahui. Wartawan koran ini sudah mencoba simulasi CAT secara online itu.

Kepala Biro Hukum dan Informasi Komunikasi Publik Kemen PAN-RB Herman Suryatman menjelaskan, simulasi CAT yang bisa diakses secara online ini bertujuan agar sebanyak mungkin calon peserta tes bisa tahu model CAT lebih awal.

Jika simulasi hanya dilakukan di beberapa kota saja dan jumlah pesertanya terbatas, maka itu dirasa tidak adil.

Dijelaskan, simulasi CAT ini penting agar peserta tes CPNS bisa lebih siap. Terlebih lagi, dari simulasi di beberapa kota, diketahui nilai peserta mayoritas masih jeblok.

MenPAN-RB Azwar Abubakar menyebut, dari pengalaman simulasi yang sudah digelar sebelumnya, banyak peserta yang tidak bisa memenuhi passing grade, padahal secara kumulatif nilainya  tinggi. Umumnya, mereka unggul di salah satu kelompok soal, tetapi jatuh di kelompok soal lainnya.

“Ini harus menjadi perhatian. Usahakan agar masing-masing kelompok soal memenuhi passing grade, dengan skor maksimal,” pesan menteri.

“Memang hasil dari simulasi CAT itu rendah, tetapi belum kami analisis,” ujar Herman menambahkan.

Dia menjelaskan simulasi CAT ini merupakan rangkaian dari sosialiasi tes CPNS 2014. Sekaligus menegaskan bahwa tes model LJK (lembar jawaban komputer) sudah ditinggalkan.

Pendaftaran seleksi CPNS 2014 akan dialaksanakan pada Juli ini dan TKD mulai Agustus 2014. Pendaftaran dilakukan secara online, dengan sistem single entry. Pelamar dapat memilih tiga pilihan jabatan pada satu instansi.

Kamis, 10 Juli 2014

Yuk Cicipi Simulasi Tes CPNS Model CAT Di UNDIP

Di tengah ramainya berita tentang piala dunia, pemilu presiden dan juga informasi mengenai Gaza, tidak salah jika informasi mengenai seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) juga Anda simak. Bagi Anda yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti tes CPNS, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi simulasi tes CAT yang akan diselenggarakan di Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Sebelumnya, simulasi tes CPNS system computer assisted test (CAT) diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Kali ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (KemenPAN-RB) akan meggelar simulasi CAT pada hari Sabtu, 12 Juli 2014, bertempat di Gedung Pertemuan Prof. Soedarto, kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan tidak dipungut bayaran alias gratis.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik (HKIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman mengatakan, simulasi CAT di Semarang ini hanya berlangsung satu hari. “Meskipun sehari, namun Panitia menyediakan 50 unit laptop yang diperkirakan bisa meng-cover 1.500 sampai 2.000 orang,” ujarnya, Kamis (10/7/2014).

Setiap perserta yang mengikuti tes simulias CAT akan diberikan waktu 10 menit untuk mengerjakan soal. Hal ini tidak berbeda dengan simulasi tes sebelumnya. Selain 10 menit untuk mengerjakan soal, diberikan juga waktu jeda untuk persiapan sekitar dua hingga lima menit. Artinya, setiap laptop bisa digunakan 4–5 orang dalam satu jam. Untuk pelaksanaannya, simulasi yang dilakukan bekerjasama dengan JobsDB itu akan dibuka pada pukul 09.00 WIB, dan ditutup pukul 16.00 WIB, atau selama delapan jam.

Herman mengingatkan, “Untuk pengunjung yang mendapat nomor antrean di atas dua ribu, mungkin tidak akan kebagian. Hal ini perlu kami sampaikan, agar semua pihak memahami keterbatasan ini.”

Simulasi tes CPNS dengan system CAT ini diselenggarakan oleh Kementerian  PANRB dan Badan Kepegawaian Negara, bekerjasama dengan JobsDB. Simulasi ini dijadwalkan akan berlangsung di enam kota, yakni Bandung, Semarang (12 Juli), Denpasar (14 Juli), Surabaya (16 Juli), Makassar (18 Juli), dan terakhir Medan pada 22 Juli 2014. Sebelumnya simulasi juga sudah dilaksanakan dua kali di Jakarta dan sekali di Bogor. Simulasi ini dilakukan sebagai upaya untuk memperkenalkan sistem CAT kepada calon pelamar CPNS. Pasalnya, dalam seleksi CPNS tahun ini seluruhnya akan menggunakan sistem CAT, yang diyakini mampu mewujudkan transparansi  dan obyektivitas.


Rabu, 09 Juli 2014

Pendaftaran CPNS Tahun Ini Berbeda, Pakai Sistem Single Entry secara Online

Pemerintah menetapkan sistem Single Entry atau sistem yang terintegrasi secara online dalam pelaksanaan pendaftaran seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2014.

Penegasan penetapan sistem tertuang dalam Surat Menteri PANRB Nomor B/2645/M.PAN-RB/07/2014Â tanggal 3 Juli 2014 tentang Kebijakan Pengadaan Formasi ASN tahun 2014.

Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri PANRB nomor B/2550/M.PAN-RB/06/2014 tanggal 20 Juni 2014 perihal Tambahan Alokasi Formasi ASN.

Disebutkan, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pusat dan daerah harus menggunakan aplikasi pendaftaran CPNS secara online yang dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu sscn.bkn.go.id.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, PPK diminta segera mengirimkan persyaratan pendaftaran CPNS secara detail di masing-masing instansi Panselnas ASN 2014.

"Selanjutnya  akan dipublikasikan melalui website portal pendaftaran seleksi formasi ASN secara nasional," ujar Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Tasdik Kinanto di Jakarta.

Dijelaskan, situs resmi nasional untuk pendaftaran seleksi formasi ASN dapat dibuka di http://panselnas.menpan.go.id. Selain itu, persyaratan pendaftaran tersebut dapat disampaikan ke alamat e-mail evalap.sdmaparatur@menpan.go.id atau evalap.sdmaparatur@gmail.com dalam bentuk soft copy dengan format Microsoft Word.

Ditambahkan, seleksi pegawai ASN untuk tahun 2014 secara keseluruhan diwajibkan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Disarankan agar Kepala BKD pemerintah kabupaten/kota mulai berkoordinasi dengan Kantor Regional BKN atau Laboratorium Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kemendikbud yang ada di provinsi untuk mempersiapkan pelaksanaan seleksi CPNS di kabupaten/kota.

Minggu, 06 Juli 2014

Ini Keuntungan Sistem CAT Bagi Peserta Tes CPNS

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bakal menggelar tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 pada minggu pertama Agustus 2014. Rencananya, seluruh tes ini akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sistem ini akan mengganti sistem pengisian lembar tes yang sebelumnya dilakukan menggunakan kertas jawaban dan nantinya akan menggunakan komputer.

Apa kelebihan sistem seleksi ini dibandingkan menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK)?

Kasubag Informasi KemenPAN-RB Suwardi menyatakan, pelaksanaan tes dengan menggunakan CAT memiliki sejumlah keunggulan yaitu peserta tes dapat mendaftarkan diri melalui internet, hasil ujian bisa langsung diketahui setelah ujian selesai, dan penilaian dilakukan secara obyektif.

Tak hanya itu, sistem ini juga bisa membantu pemerintah dalam menciptakan standarisasi hasil ujian dan mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian.

"Dari sisi pengawasan, jumlah pengawas ujian juga tak perlu banyak," tuturnya saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (7/7/2014).

Melalui sistem ini, pemerintah juga bisa menghemat anggaran karena tidak lagi dibutuhkan kertas ujian. Suwardi memprediksi sekitar 6 ton kertas akan dihemat dengan digunakannya sistem CAT.

Pemerintah segera membuka lowongan untuk 100 ribu formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun ini, yang terdiri atas 65 ribu CPNS, dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Rencananya pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi dengan sistem single entry akan dilakukan pada minggu ketiga Juli 2014, dan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014.

Jumat, 04 Juli 2014

Ribuan Pengunjung Penuhi Job Fair CPNS di UPI Bandung

Sekitar 7.000 orang antusias mendatangi acara sosialisasi dan simulasi sistem Computer Assisted Test (CAT), di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Kamis (03/07). Dampaknya, sebagian pengunjung tidak bisa mendapat giliran mengikuti simulasi CAT, karena hanya tersedia 20 laptop yang harus digunakan secara bergantian.

Antrean pengunjung job fair CPNS untuk dapat mencoba metode baru tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 ini terlihat sampai pintu gerbang utama UPI. Apa boleh buat, hanya 2.500 orang yang bisa mengikuti simulasi CAT yang berlangsung dari pukul 09.00 sampai dengan 16.00 WIB. 

Bukan hanya dari warga Bandung yang menghadiri acara digelar Kementerian PANRB, BKN dan JobsDB, Kamis-Jumat (3-4 Juli) ini. Bahkan, sehari sebelumnya, Rabu, 3 Juli, sudah ada pengunjung yang mendatangi lokasi. Tidak sedikit pengunjung yang berasal dari luar Kota Bandung, antara lain Majalengka, Sumedang, Tasikmalaya, Cirebon, dan kota-kota di sekitar Ibukota Jawa Barat ini.

Sebuah pemandangan yang cukup mengharukan, banyak peserta simulasi CAT yang membawa serta anaknya ketika mengerjakan soal. Bahkan kaum disabel pun ikut memeriahkan acara tersebut.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar berkesempatan mengunjungi simulasi CAT, dan memberi semangat kepada para pengunjung yang ingin melamar CPNS. "Hidup adalah perjuangan. Kita harus berusaha dan yakin Indonesia akan lebih baik lagi, meskipun hanya sedikit yang bisa diterima menjadi CPNS," tegasnya ketika tampil dalam talkshow di areal simulasi CAT tersebut.

Sebelumnya, Menteri Azwar Abubakar menerima penghargaan Ganesa Prajamanggala Bakti Adiutama dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan memberikan orasi ilmiah di kampus Ganesa, tempat putera Aceh itu meraih gelar Insinyur.  

Dikatakan, pelaksanaan tes dengan sistem CAT merupakan upaya untuk membangun transparansi, obyektivitas untuk mencegah terjadinya KKN dalam seleksi CPNS. Sistem ini akan diterapkan di seluruh instansi, baik di pusat maupun daerah. "Anak-anak kita akan lebih mandiri dengan kemampuannya masing-masing. Bukan berdasarkan uang dan pangkat orangtua, atau kerabat," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Kepala BKN Eko Soetrisno, Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja, dan Rektor UPI juga ikut menyaksikan pelaksanaan simulasi CAT.

Rabu, 02 Juli 2014

Tolak Gunakan CAT, Banyak Instansi Tak Dapat Formasi

Langkah tegas diambil Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam pelaksanaan tes CPNS 2014. Sekitar seratusan instansi pusat dan daerah gagal mendapatkan formasi CPNS lantaran tidak mau menggunakan sistim computer assisted test (CAT).

"Tahun ini, seluruh instansi pemerintah wajib menerapkan CAT. Jadi tidak boleh ada kata tidak. Pendaftaran juga dilakukan secara online dan terintegrasi," tegas MenPAN-RB Azwar Abubakar di Jakarta, Rabu (2/7).

Dia menyebutkan, total instansi pusat dan daerah yang mendapatkan formasi CPNS 2014 sebanyak 482 dari sekitar 600 instansi. Dengan demikian sekitar 118 instansi tidak menyelenggarakan seleksi CPNS.

"Kalau tahun lalu saya masih beri kelonggaran. Nah tahun ini hanya instansi yang mau pakai CAT bisa mengadakan seleksi CPNS," terangnya.

Dijelaskan Azwar, CAT merupakan metode tes dengan bantuan komputer, yang sejak beberapa tahun sebelumnya dicreate oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). CAT ini bukan saja untuk tes kompetensi dasar (TKD) CPNS, tetapi juga diterapkan untuk ujian-ujian lain bagi PNS.

"Untuk pelaksanaan TKD CPNS tahun ini akan dilaksanakan di 2.304 titik lokasi. Selain menggunakan fasilitas milik BKN, CAT juga menggunakan fasilitas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," tandasnya.

Selasa, 01 Juli 2014

Cek Di Sini Jadwal Simulasi CAT Tes CPNS di Beberapa Kota

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) kembali menggelar simulasi Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di sejumlah kota besar.

Menteri PAN-RB Azwar Abubakar mengatakan, dari simulasi CAT yang telah dilakukan di Jakarta dan Bogor sebelumnya, terlihat antusiasme calon peserta seleksi CPNS yang tinggi.

"Dengan mencoba simulasi CAT, diharapkan para peserta menjadi familiar ketika nantinya mengikuti tes CPNS. Calon peserta juga diharapkan bisa lebih berkonsentrasi dan mempelajari kisi-kisi yang akan diujikan dalam tes," ujardia saat konferensi pers di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Selasa (1/7/2014).

Dia menjelaskan, materi tes kompetensi dasar (TKD) terdiri dari 3 kelompok soal. Pertama, wawasan kebangsaan yang meliputi Pancasila, UU 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Kedua, karakteristik pribadi yang meliputi integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pelayanan dan lain-lain.

Ketiga, intelegensia umum yang meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan berpikir logis dan kemampuan berpikir analitis.

Azwar mengungkapkan, dari pengalaman simulasi sebelumnya banyak peserta yang tidak bisa memenuhi passing grade, padahal secara kumulatif nilainya tinggi.

Umumnya para peserta unggul pada salah satu kelompok soal, tetapi jatuh pada kelompok soal lain.

"Ini harus menjadi perhatian. Usahakan agar masing-masing kelompok soal memenuhi passing grade dengan skor maksimal," katanya,

Pendaftaran seleksi CPNS 2014 akan dilaksanakan pada Juli dan TKD dimulai pada Agustus 2014. Pendaftaran dilakukan secara online dengan sistem single entry. Pelamar dapat memilih tiga pilihan jabatan pada satu instansi.

Selain itu, pesyaratan pendaftaran juga akan dipermudah karena saat mendaftar tidak diperlukan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan sehat dan kartu kuning. Persyaratan administrasi itu baru diserahkan jika pelamar dinyatakan diterima menjadi CPNS.

Berikut jadwal simulasi CAT di beberapa kota besar:

- 3-4 Juli 2014 di Univesitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat.
- 8 Juli 2014 di Denpasar, Bali.
- 14 Juli 2014 di Semarang, Jawa Tengah.
- 16 Juli 2014 di Surabaya, Jawa Timur.
- 18 Juli 2014 di Makassar, Sulawesi Selatan.
- 22 Juli 2014 di Medan, Sumatera Utara.

Tes CPNS Pakai Sistem CAT, Negara Hemat 6 Ton Kertas Ujian

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bakal menggelar tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 serentak pada minggu pertama Agustus 2014. Rencananya, seluruh tes ini akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sistem ini akan mengganti sistem pengisian lembar tes yang sebelumnya dilakukan menggunakan kertas jawaban dan nantinya akan menggunakan komputer. 

"Dengan begitu, 6 ton kertas yang dipakai untuk ujian CPNS pada 2013 itu hilang semua," kata Kabag Humas dan Komunikasi Publik Kemenpan-RB, Suwardi saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (1/7/2014).

Surwadi menyebutkan, pelaksanaan tes dengan menggunakan CAT memiliki sejumlah keunggulan yaitu peserta tes dapat mendaftarkan diri melalui internet, hasil tes bisa diketahui secara langsung, dan penilaian dilakukan secara obyektif.

"Dari sisi pengawasan, jumlah pengawas ujian juga tak perlu banyak," tuturnya.

Pemerintah segera membuka lowongan untuk 100 ribu formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun ini, yang terdiri atas 65 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Rencananya pendaftaran CPNS secara online dan terintegrasi dengan sistem single entry akan dilakukan pada minggu ketiga Juli 2014, dan tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan mulai Agustus 2014.

Selasa, 24 Juni 2014

Simulasi Tes CPNS Kembali Diserbu Para Pencari Kerja

Setelah sukses di Jakarta, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) kembali menggelar simulasi simulasi ujian sistem computer assisted test (CAT) di Gedung Wanita, Bogor, Jawa Barat pada 24 Juni-25 Juni 2014.

Kepala Bagian Komunikasi Publik KemenPAN-RB Suwardi menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk menyosialisasikan penggunaan sistem CAT dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 baik di tingkat pusat dan daerah.

"Minat masyarakat sangat tinggi. Sampai siang ini saja sudah 300 peserta simulasi yang ikut. Sepertinya bisa sampai 1.000 orang sampai sore ini," kata Suwardi saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa (24/6/2014).

Melihat tingginya minat masyarakat, lanjut Suwardi, rencananya KemenPAN-RB bakal menggelar acara simulasi ini di kota-kota lainnya. Padahal tadinya, kegiatan ini hanya akan digelar di Jakarta dan Bogor.

"Nanti di Bandung mau dicoba sebelum Agustus. Ada juga beberapa daerah lainnya," tuturnya.

Dia menerangkan, untuk mengikuti simulasi ini peserta mesti mengantre untuk mendapatkan nomor registrasi. Kemudian dengan nomor tersebut peserta baru bisa  membuka lembar soal. "Hasilnya langsung bisa dilihat," ujar dia.

Dengan telah mengikuti simulasi ini, masyarakat mempunya gambaran jika ingin mendaftar seleksi CPNS 2014. Rencananya, kata Suwardi, pemerintah bakal membuka pendaftaran untuk mencari 100 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) pada minggu ketiga Juli 2014.

"Formasi itu terdiri atas 65 ribu CPNS dan 35 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Di akhir Juli sudah dibuka di beberapa Kementerian/Lembaga dan daerah," tutur Suwardi.

Minggu, 22 Juni 2014

NTB Siap Gelar Tes CPNS Pakai Sistem CAT

Pemerintah memastikan tahun ini seleksi CPNS pelamar umum menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Berbeda dengan sistem Lembar Jawaban Komputer (LJK) seperti seleksi tahun lalu, dengan sistem CAT, para pelamar akan langsung mengetahui nilai dan peringkat mereka, sesaat setelah tes dilakukan.

"Seluruh daerah tidak akan lagi menggunakan LJK seperti tahun lalu," kata Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Kepegawaian Daerah NTB Haryadi Widyatmoko pada Lombok Post (JPNN Group), kemarin (20/6).

Haryadi mengatakan, seluruh badan kepegawaian daerah telah menerima surat edaran dari Kementerian PAN-RB, terkait penggunaan sistem CAT dalam seleksi CPNS umum 2014. Pengecualian hanya diberikan pada daerah di mana komputer memang tak tersedia sama sekali.

Terpisah, Sekretaris BKD NTB, Ahmad Masyhuri mengatakan, NTB tidak termasuk dalam daerah yang akan mendapat pengecualian. Sebab, fasilitas dan sumber daya di daerah ini dinilai Kementerian PAN-RB sangat memadai untuk penerapan sistem CAT.

Dalam surat edaran Kementerian PAN-RB, kata Masyhuri ditegaskan, bagi daerah yang tak menggunakan sistem CAT dalam seleksi CPNS tahun ini, maka kuota CPNS pelamar umum daerah bersangkutan akan dicabut kembali oleh Kementerian PAN. "Jadi kita tidak memiliki pertimbangan lain kecuali menerapkan sistem CAT ini," ucap Masyhuri.

Dia juga mengungkapkan, BKD NTB telah menyurati seluruh BKD kabupaten/kota untuk mengambil langkah antisipasi terkait pemberlakuan seleksi dengan sistem CAT. Kendati pun, belum diketahui mana kabupaten/kota yang akan mendapat kuota CPNS tahun ini.

BKD NTB sendiri kata Masyhuri, baru dalam APBD Perubahan 2014 ini akan menyiapkan anggaran untuk pengadaan fasilitas CAT. APBD perubahan itu akan dibahas DPRD NTB pada Juni hingga Juli mendatang. Rencananya akan disiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk menyiapkan 100 unit fasilitas CAT.

Sementara itu, untuk kebutuhan seleksi CPNS 2014, kemungkinan nantinya BKD akan menyewa fasilitas laboratorium komputer yang ada di seluruh NTB. Kemen PAN-RB sejauh ini telah menjalin kesepahaman untuk menggunakan fasilitas laboratorium komputer milik 97 perguruan tinggi negeri di bawah Kemendikbud, termasuk Universitas Mataram di NTB.

Termasuk juga akan digunakan fasilitas laboratorium komputer yang digunakan untuk Uji Kompetensi Guru (UKG) yang kini tersebar di 2.232 sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Jika masih tak memadai, penyewaan juga memungkinkan dilakukan pada laboratorium milik perguruan tinggi swasta.

Tes CPNS Digelar Agustus, 100% Pakai Sistem CAT

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bakal menggelar tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 serentak pada minggu pertama Agustus 2014. Rencananya, seluruh tes ini akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Kepala Bidang Penyiapan Perumusan Kebijakan Pengadaan SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Supardiyana menyatakan bahwa kesiapan sistem ini telah mencapai 80 persen. "Saat ini sudah siap sekitar 80 persen, tinggal kita uji coba. Mudah-mudahan awal Agustus sudah siap 100 persen. Itu rencana kita," ujarnya di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Jumat (13/6/2014).

Dia menjelaskan, persiapan yang dilakukan untuk mengganti sistem pengisian lembar tes yang sebelumnya dilakukan menggunakan kertas jawaban dan nantinya akan menggunakan komputer dinilai tidak terlalu sulit. Pasalnya, perangkat komputer yang digunakan adalah perangkat yang ada di instansi pemerintah serta didukung oleh fasilitas Uji Kompetensi Guru (UKG) yang tersebar diseluruh Indonesia.

"Jadi kami juga manfaatkan sistem UKG, ini sudah tersebar, jadi tinggal kita perbaharui saja sistemnya," lanjutnya.

Nantinya para peserta seleksi CPNS dapat melakukan pendaftaran secara online yang terintegrasi. Pelamar hanya bisa mendaftarkan dirinya untuk satu instansi. Namun pelamar bisa memasukan lamarannya untuk tiga  jabatan yang diinginkan dalam instansi tersebut.

"Sepanjang ada jabatan lain yang cocok, nanti bisa pilih sampai tiga jabatan," tandasnya.

Seperti diketahui, pada tahun ini akan dilaksanakan seleksi CPNS dengan membuka 100 ribu formasi, dimana 60 ribu untuk CPNS dan 40 ribu untuk  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Untuk formasi CPNS, 20 ribu untuk CPNS pemerintah pusat dan 40 ribu untuk pemerintah daerah. Pemerintah pusat akan memperoleh formasi yang terdiri dari 25 kementerian dan 35 lembaga. Sedangkan pemerintah daerah akan memperoleh formasi yang terdiri dari 26 provinsi dan 379 kabupaten kota.

Arsip Blog