-- Sido Muncul Store -- Aneka Produk Jamu, Obat, dan Suplemen Herbal dari Sido Muncul Store di Tokopedia
Tampilkan postingan dengan label sma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sma. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juli 2014

Berau Buka Lowongan CPNS Lulusan SMA

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau menyebutkan, Kabupaten Berau mendapat kuota CPNS sebanyak 135 orang. Kuota itu dibagi dalam berbagai formasi, khususnya untuk instansi teknis seperti tenaga kesehatan 40 persen, pendidikan 40 persen, sisanya 20 persen untuk petugas penyuluh kehutanan, Satpol PP dan Polisi Hutan.

Komposisinya tenaga pengajar sebanyak 50 orang, tenaga kesehatan 50 orang. Sedangkan untuk Satpol PP 10 orang, petugas penyuluh kehutanan 5 orang dan polisi hutan 5 orang. Sementara sisanya 15 orang untuk instansi teknis lainnya.

Pemkab Berau saat ini mengalami kekurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), termasuk PNS Golongan II/a yang biasanya direkrut dari lulusan SMA. Sementara, mayoritas Golongan II/a telah mengikuti penyesuaian dan naik pangkat.

Hal itu diakui oleh Kepala BKPP Berau, Abdul Rifai. Karena itu, kata Rifai, tahun ini pihaknya mengusulkan rekruitmen CPNS lulusan SMA. “Kita sudah cukup lama tidak ada rekruitmen tingkat SMA, padahal sangat kita butuhkan untuk operasional di lapangan,” kata Rifai saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, Senin (14/7/2014).

Nantinya jika disetujui, mereka akan ditempatkan di Satpol PP dan Polisi Hutan (Polhut). Namun untuk kedua posisi itu, kata Rifai ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi, yaitu postur tubuh.

“Jadi selain persyaratan administrasi, persyaratan postur tubuh juga harus dipenuhi, seperti tinggi badan dan berat badan,” ujarnya.

Minggu, 06 Juli 2014

Belitung Timur Kembali Terima CPNS Lulusan SMA dan SMK

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) kembali akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tamatan SMA/SMK. Pada penerimaan kali ini, Beltim mendapatkan alokasi formasi CPNS sebanyak 96 formasi untuk penerimaan CPNS tahun 2014.

"Yang pasti tahun ini kita akan menerima tamatan SMA/SMK. Sedangkan untuk formasi dari SKPD, terutama untuk jabatan fungsional tertentu belum diketahui, tentunya jabatan fungsional ini merupakan ciri khas dari SKPD tersebut," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Beltim, Hartoyo, kemarin (4/7).

Namun, lanjut Hartoyo, berdasarkan surat pedoman dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) alokasi formasi penerimaan CPNS diprioritaskan untuk jabatan fungsional tertentu. Karena di Beltim masih ada SKPD yang belum memiliki jabatan fungsional tertentu tersebut.

"Untuk penyelenggaraan, kita masih menunggu kabar dari Kemenpan-RB. Dan mumpung masih ada waktu sebelum pelaksanaan, kami menghimbau agar kepada siapa pun yang ingin mengikuti tes CPNS ini untuk tetap belajar dengan giat. Semoga dalam waktu dekat ini, kita akan mendapatkan kabar kepastiannya," pungkas Hartoyo.

Senin, 16 Juni 2014

Formasi CPNS 2014 Masih Terbuka untuk Lulusan SMA

Pengadaan CPNS 2014 masih tetap memberi kesempatan kepada lulusan SMA plus. Tak hanya di instansi daerah, instansi pusat juga masih membuka lowongan bagi lulusan menengah atas.

"Tahun ini lulusan SMA masih ada formasinya. Tapi lulusan SMA plus ya, artinya yang punya keahlian lebih seperti bisa komputer, dan lain-lain. Karena lulusan SMA itu sebenarnya harus lanjut kuliah," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar kepada media ini, Sabtu (14/6).

Tahun lalu, formasi lulusan SMA/SMK cukup banyak. Pasalnya, banyak instansi pusat yang meminta lulusan SMA antara lain ditempatkan sebagai tenaga sipir, penjaga mercusuar, dan lain-lain.

"Tahun ini masih ada instansi pusat dan banyak instansi daerah minta formasi lulusan SMA. Akan kita kaji apa kebutuhan itu urgent atau tidak. Kalau hanya untuk posisi tenaga administrasi tidak akan saya kasih," tegasnya.

Politisi PAN ini menambahkan, untuk daerah-daerah yang tingkat SDM-nya sudah tinggi, jatah lulusan SMA tidak akan diberi. Sedangkan daerah pemekaran, terisolir, perbatasan, dan terpencil, menjadi prioritas.

"Kita tidak bisa paksakan di wilayah-wilayah sulit harus lulusan sarjana atau diploma. Kalau diambil dari putra luar daerah, kepala daerahnya yang malah takut karena pasti diprotes rakyatnya," terangnya.

Selasa, 13 Mei 2014

Tahun Ini Medan Rekrut CPNS Tamatan SMA

Tahun ini Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)

Penerimaan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena akan ada penerimaan CPNS untuk pelamar lulusan SMA.

"Sudah 10 tahun penerimaan CPNS hanya untuk lulusan Sarjana, sehingga pegawai golongan dua sudah banyak berkurang karena ada kenaikan pangkat serta  memasuki masa pensiun," ujar Kabag Otda Pemko Medan, Amran di Balai Kota, Selasa (13/5).

Namun Amran belum bisa memastikan berapa jumlah CPNS serta formasi yang dibutuhkan karena sedang dilakukan pengkajian analisis jabatan (Anjab).

Ia menyebutkan kerja tim yang mengkaji Anjab untuk menentukan formasi CPNS baru akan selesai pada bulan Juli mendatang.

"Masih panjang prosesnya, ada tim khusus yang sedang mengkaji Anjab itu sedang bekerja," katanya.

Tim itu, lanjut dia, juga menuggu usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tentang kebutuhan pegawai.

Usulan yang diajukan oleh Pemko Medan akan disampaikan kepada KemenPAN-RB untuk dibahas lebih lanjut.

"Bisa saja usulan yang diajukan dilakukan pengurangan, karena melihat kebutuhan secara nasional," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Lahum Lubis mengatakan untuk menentukan jumlah serta formasi penerimaan CPNS yang akan dibuka tahun ini belum bisa dipastikan.

Pasalnya, harus ada pengkajian terlebih dahulu mulai dari ketersediaan jumlah pegawai dan berapa jumlah pegawai yang sudah masuk masa pensiun." Pengkajian atau Anjab dilakukan oleh Bagian Otda," kata Lahum.

Minggu, 27 April 2014

Tahun Ini, BKD Pelalawan Buka Tes CPNS, Tamatan SMA Sederajat Berpeluang Ikut Tes

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan mulai menyusun formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2014 ini. Rencanaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan membuka penerimaan PNS tahun ini.

"Untuk formasi yang disusun, terlebih dulu akan dikirimkan ke BKD Provinsi Riau dan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan),"terang Kepala BKD Pelalawan, Andi Yuliandri, Minggu (27/4/2014).

Namun saat ini, kata Andi, dirinya belum bisa memastikan jumlah untuk susunan formasinya.

"Kami belum ekspose jumlah dan formasinya. Karena ingin kita rampungkan dulu dan diserahkan ke pak Bupati. Setelah itu baru kita kirimkan nanti," ujarnya.

Dipastikan Andi, tahun ini Pemkab Pelalawan membuka tes CPNS. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana Pelalawan menolak membuka jalur penerimaan CPNS, lantaran sejumlah syarat yang diusulkan Pemda tidak dipenuhi oleh Kemenpan.

"Seperti kartu tanda penduduk (KTP) peserta harus di Pelalawan,"ungkapnya.

Namun tahun ini, Pelalawan membuka diri dan logowo menerima peraturan yang ada. Meski demikian belum bisa dipastikan berapa jumlah kuota dan formasi apa saja yang akan diusulkan.

"Formasi SMA sederajat juga rencananya akan kita usulkan. Tapi setelah pasti nanti, baru kita sampaikan,"jelasnya.

Sabtu, 29 Maret 2014

BKN Dukung Penerimaan CPNS 2014 untuk Tamatan SMA, Tapi...

Badan Kepegawaian Nasional (BKN) cukup mengapresiasi apa yang menjadi keinginan Gubernur Riau, H Annas Maamun untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2014 ini.

Dimana BKN mendukung agar Pemerintah Pusat mengakomodir pelamar dari tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Namun untuk mendukung itu, ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan serta diperhatikan kembali.

Salah satunya mengenai kebutuhan. Usulan formasi masing-masing daerah berangkat dari permintaan setiap instansi dengan dasar mengisi kekosongan jabatan. Jadi semuanya juga tergantung kebutuhan, bukan sekedar melihat tamatan.

Bisa saja, sebuah instansi membutuhkan tenaga kerja untuk tamatan SMA, maka mereka pasti akan mengusulkan. Sementara untuk jabatan lainnya, tentu lebih didominasi oleh tamatan sarjana.

Kepala BKN Pusat, Eko Sutrisno, menyebutkan, apa yang menjadi keinginan Gubernur Riau, H Annas Maamun sangatlah baik dan bijaksana. Karena lebih mementingkan kesempatan masyarakat miskin.

"Namun itu tadi, kuota yang diberikan mengacu formasi yang diusulkan masing-masing daerah. Substansinya jelas bahwa usulan tersebut merupakan rangkuman dari kebutuhan masing-masing di daerah tersebut," ujarnya.

Dirinya mengibaratkan seperti penjaga sekolah, jika dibutuhkan untuk tamatan SMA pasti dimasukkan dalam formasi. "Jadi sebenarnya tidak ada hubungan tamatan SMA atau tidak, tetapi lebih pada kebutuhan," paparnya.

Arsip Blog